Pesawat berputar beberapa kali sebelum melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Male

Sebuah insiden mengerikan dialami maskapai AirAsia, Kamis (5/9). Mesin pesawat Airbus A320 meledak menjadi bola api beberapa menit setelah lepas landas dari Male, Maladewa, menuju Bangkok, Thailand.

Saat itu pesawat sedang membawa 5 penumpang. Para penumpang mengaku sempat mendengar suara berisik dari mesin pesawat beberapa saat setelah lepas landas sekitar pukul 20.25 waktu Male, Maladewa.

Insiden itu memaksa pilot pesawat melakukan pendaratan darurat. Pilot segera mematikan mesin yang terbakar dan menghentikan pendakian terbangnya sekitar 5.000 kaki.

Pesawat berputar beberapa kali sebelum melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Male sekitar 15 menit setelah keberangkatan.

Rekaman dramatis menunjukkan pesawat menuju area pendaratan ketika seberkas api menyelimuti mesin. Para saksi mata mengatakan mesin pesawat terbakar setelah lepas landas.

Pihak AirAsia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat (6/9) bahwa ada masalah teknis saat lepas landas.

"Pilot meminta untuk kembali ke Bandara Internasional Male dan tiba dengan selamat pada pukul 20.41 malam," kata maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Mirror, Sabtu (7/9/2019).

"Lima puluh delapan penumpang aman dan dirawat dengan makanan dan minuman dan maskapai memberi mereka kamar hotel," lanjut pernyataan tersebut.

"Mereka akan meninggalkan Maladewa hari ini dengan penerbangan baru dan akan tiba di Bangkok pukul 19.10 waktu setempat," imbuh masakapai. "Kami ingin meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan."

Pesawat yang bermasalah itu sekarang menjalani perbaikan.