Setelah Pepsi keluar dari Indonesia, kini produsen minuman bersoda dikuasai Coca Cola. Perusahaan pesaing Pepsi.

Pepsi resmi hengkang dari Indonesia. Keputusan itu diambil setelah perusahaan minuman bersoda asal Amerika Serikat itu tak melanjutkan kerjasama dengan Indofood.

Setelah Pepsi keluar dari Indonesia, kini produsen minuman bersoda dikuasai Coca Cola. Perusahaan pesaing Pepsi.

Pepsi dan Coca Cola memang sudah berseteru sejak lama. Pertempuran abadi antara Coca Cola dan Pepsi Cola memang sudah sangat melegenda. Cikal bakal pertempuran ini mulai memanas saat Pepsi Cola menggelar ‘Pepsi Challenge’ pada 1975.

Kala itu, sejumlah masyarakat mengikuti tes dengan mata tertutup untuk memilih minuman yang mereka suka.

Para partisipan disuguhi dua buah minuman bersoda, satu gelas milik Pepsi Cola dan gelas lainnya milik Coca Cola.

Dan, hasil dari percobaan itu terbilang sangat mencengangkan. Sebagian besar pesertanya lebih memilih minuman dengan rasa yang disediakan oleh Pepsi Cola.

Akibatnya, pada saat itu saham dari Coca Cola turun drastis. Dari saat itulah, Coca Cola mulai membuat iklan yang benar-benar menyindir Pepsi Cola. Mulai saat itu istilah "The Coca Cola Wars" dimulai.

Perusahaan Coca Cola pertama kali berdiri pada 1886, saat John S. Pemberton mengembangkan resep asli untuk minuman bersoda berperisa Cola. Sedankan Pepsi Cola lahir pada 12 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1898 dengan resep asli yang dibuat oleh seorang ahli farmasi yang bernama Caleb Bradham.

Jika perusahaan Coca Cola memiliki masa kejayaan yang terus meningkat setiap tahunnya, maka Pepsi Cola memiliki cerita lain. Perusahaan Pepsi Cola pernah merasakan pahitnya kegagalan karena usaha mereka pernah bangkrut pada 1923, atau 17 tahun setelah Pepsi Cola didirikan.

Namun pada 1931, Charles G, pimpinan perusahaan Loft Candy Company membeli Pepsi Cola dan merubah total resep asli dari Pepsi. Dan dengan diusungnya lagu tema yang berjudul “Nickel Nickel” pada 1964, akhirnya perushaan Pepsi Cola mulai bangkit dan dikenal di 55 negara berkat lagu tema mereka yang memang dibuat dalam 55 bahasa di seluruh dunia.

Ternyata kesuksesan Coca Cola dan Pepsi Cola tidak hanya sekedar di minuman soda berperisa cola saja. Di tangan kedua perusahaan ini juga lahir beberapa perusahaan lainnya yang namanya pun tidak kalah terkenal dari kedua perusahaan idukannya.

Coca Cola hingga saat ini memiliki total 20 merek ternama di seluruh dunia. Sebut saja Sprite, Fanta, Minute Maid, Caprisun, dan lainnya. Total pendapatan dari keseluruhan anak perusahaan Coca Cola tercatat sekitar US$ 1 juta atau sekitar Rp 13,9 miliar per tahunnya.

Sedangkan di sisi lain, Pepsi Cola juga tidak mau kalah. Tercatat ada 24 merek dagang lainnya seperti Lay’s, Ruffles, Quacker, Cheetos, dan lainnya di seluruh dunia dengan penghasilan yang hampir sama besarnya dengan Coca Cola.