Jumlah penyalahgunaan narkoba di Provinsi Gorontalo menurun pada tahun 2017 menjadi 10244 orang yang sebelumya mencapai 16 ribuan

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo dari pejabat lama Brigjen Pol Oneng Subroto kepada pejabat baru Kombes Pol Suparwoto. 

Upacara sertijab berlangsung di ruang pertemuan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Kamis.

Sekda Darda yang mewakili Gubernur Gorontalo dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada pejabat baru, semoga amanat yang diamanahkan oleh negara dalam melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dapat terlaksana dengan baik untuk terwujudnya Gorontalo bersih dari narkoba.

“Permasalahan narkotika baik penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba telah menjadi momok dan telah menggerogoti seluruh lapisan masyarakat dari perkotaan sampai perdesaan. Untuk menghadapi semua itu dibutuhkan komitmen, semangat dan tekad yang kuat dalam mengatasi permasalahan yang tanpa batas,” kata Darda.

Lebih lanjut Darda menambahkan BNNP di bawah kepemimpinan bapak Oneng Subroto telah berhasil membangun sinergitas, koordinasi dan komunikasi yang intens dengan pemerintah daerah, vertikal, kepolisian daerah, lembaga pendidikan serta komponen masyarakat sehingga dalam penilaian terhadap implementasi Rencana Aksi Nasional P4GN Provinsi Gorontalo masuk dalam rangking 5 besar tingkat nasional.

Bahkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh BNN RI dan Universitas Indonesia, jumlah penyalahgunaan narkoba di Provinsi Gorontalo menurun pada tahun 2017 menjadi 10244 orang yang sebelumya mencapai 16 ribuan dan menempatkan Provinsi Gorontalo di urutan ke 27 dari 34 provinsi.

“Ini semua berkat upaya pencegahan yang dilakukan secara terus menerus, sistematis dan massif oleh jajaran BNNP, BNNK, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Selanjutnya fokus kita adalah bagaimana meminimalisir kebiasaan anak-anak dan pelajar dalam hal mengkonsumsi rokok, ngelem yang termasuk dalam bahan adiktif ,” tandasnya.

Sebelumnya Pelantikan pejabat Kepala BNNP Gorontalo telah berdasarkan Keputusan Kepala BNN RI dengan Nomor: KEP/703/IX/KA/KP.04/2019/BNN, tanggal 27 Oktober 2019. Turut hadir dalam sertijab tersebut Kapolda Gorontalo Irjen Pol Rachmat Fudail, Danrem 133 NWB Kolonel Czi. Arnold AP. Ritiauw, Wakil Ketua TP.PKK Provinsi Gorontalo Nurindah Rahim, Kabinda Gorontalo Daeng Rosadi, Kepala Pengadilan tinggi, serta unsur forkopimda lainnya.