Maruf memastikan tidak bisa tidur dengan nyenyak semalam.

Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin merasa grogi alias deg-degan jelang pelantikan bersama Joko Widodo sebagai wapres. Bahkan, Ketua MUI nonaktif itu memastikan tidak bisa tidur dengan nyenyak semalam.

"Deg-degan biasa, kan belum pernah jadi wapres. Cuma tidur nyenyak," kata Ma'ruf di kediamannya, Jakarta, Minggu (20/10).

Karenanya, sebelum berangkat menghadiri acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Maruf memimpin doa keselamatan untuk bangsa dan juga doa tolak bala 

"Dalam rangka nanti menjalankan negara, supaya juga berjalan dengan baik, target yang kita inginkan tercapai, dihilangkan segala hambatan, dimudahkan upaya yang dilakukan, karena itu sebelum berangkat saya mengajak untuk berdoa," kata Ma'ruf.

Mengawali doanya, Ma'ruf yang mengenakan jas, celana, dan peci hitam serta dasi merah itu mendoakan agar Allah SWT selalu memberikan pertolongan, kemudahan, dan keberkahan dalam segara urusan.

Selain itu, seperti dilansir CNNIndonesia, Ma'ruf yang berdoa penuh dengan bahasa Arab itu membacakan ayat terakhir surat Al-Falaq yang berarti agar dijauhi dari kejahatan sihir dan orang-orang dengki.

Usai membaca surah terakhir Al-Falaq sebanyak tiga kali, Ma'ruf yang juga didampingi istrinya itu membalikkan telapak tangannya dengan maksud untuk berdoa menolak bala.

Dalam doa tolak bala itu, Ma'ruf meminta agar dihindari dari kekurangan cobaan hidup, penyakit bala, keji dan mungkar serta ancaman lahir batin bagi negeri dan umat Muslim pada khususnya.

"Ya Allah, hindarkanlah kami dari kekurangan pangan cobaan hidup penyakit-penyakit wabah, perbuatan-perbuatan keji dan munkar, ancaman-ancaman yang beraneka ragam paceklik-paceklik dan segala ujian, yang lahir maupun batin dari negeri kami ini pada khususnya dan dari seluruh negeri kaum muslimin pada umumnya, karena sesungguhnya Engkau atas segala sesuatu adalah kuasa," demikian doa Maruf.