Harga saham Boeing terpantau melonjak 4,6% dalam sesi perdagangan yang berakhir beberapa jam lalu itu.

Sesi perdagangan saham awal pekan ini, Sinin (11/11) di bursa Wall Street secara tidak terduga diwarnai dengan gerak bangkit salah satu saham terkemuka, Boeing. Pantauan menunjukkan, saham perusahaan pabrikan pesawat terkemuka dunia itu yang mampu membukukan lonjakan tajam hingga mengimbangi tekanan jual yang mulai mendera sejumlah saham lain.

Gerak indeks Wall Street akhirnya tertahan dari keruntuhan tajam akibat sentimen perundingan dagang AS-China yang mulai menapak keraguan. Sentimen suram juga masih menjadi perhatian pelaku pasar menyangkut eskalasi aksi protes di Hong Kong, di mana telah memakan korban luka kritis akibat tembakan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap masa demonstran.

Tumbuhnya tekanan jual akhirnya takj terhindarkan, namun masih belum pada taraf mengkhawatirkan. Sementara di sisi lain, sentimen positif datang dari Boeing , di mana pabrikan pesawat AS itu kini telah bersiap untuk menyelesaikan persoalan teknis menyangkut produk terkininya Boeing 737 Max yang sebelumnya terpuruk akibat dua kecelakaan mematikan di Afrika dan Indonesia.

Gerak harga saham Boeing akhirnya melompat 4,6% untuk berakhir di $366,96 dan sekaligus menahan keruntuhan indeks akibat runtuhnya sejumlah saham lain.

Hingga sesi perdagangan berakhir beberpa jam lalu, indeks DJIA tercatat menguat tipis 0,04% untuk berakhir di 27.691,49, sementara indeks S&P 500 menutup sesi dengan melemah 0,2% untuk terhenti di 3.087,01, serta indeks Nasdaq yang terkoreksi 0,13% untuk menutup sesi di 8.464,28.