Anggaran yang digunakan untuk program ini, Emil menuturkan berasal dari hasil efisiensi dana hibah Bansos

Kabar gembira bagi pelajar menengah atas dan kejuruan negeri di Jawa Barat. Mulai tahun ajaran 2020, Pemerintah Provinsi akan menggratiskan biaya sumbangan pembinaan pendidikan atau SPP.

"Satu highlight terbesar adalah Alhamdulillah bisa dimulainya SPP kalau istilah dulu kalau sekarang namanya Iuran Bulanan Peserta Didik atau IBPD istilah barunya untuk SMA dan SMK negeri," kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Bandung, Jawa Barat, Kamis, 28 November 2019.

Selain itu, Emil mengatakan biaya SPP juga akan digratiskan bagi pelajar yang tidak mampu secara ekonomi atau pun masuk ke sekolah swasta karena tidak lolos PPDB. Sementara untuk sekolah setingkat Madrasah Aliyah (MA) penyaluran bantuan akan diberikan melalui Kementerian Agama.

"Untuk siswa tidak mampu tidak lolos PPDB kan harus disalurkan ke swasta. Itu ada bantuan juga untuk membantu mereka bisa sekolah di swasta. Untuk Madrasah Aliyah itu bantuannya sama tapi disalurkan lewat Kemenag," ucap Emil.

Emil menjelaskan anggaran yang dikeluarkan oleh Pemprov Jabar untuk menggratiskan SPP SMA dan SMK se-Jabar mencapai angka Rp 1,4 triliun tiap tahun. Namun, untuk tahun depan, anggaran yang dikeluarkan baru Rp 700 miliar karena SPP baru digratiskan pada pertengahan bulan.

Sementara mengenai anggaran yang digunakan untuk program ini, Emil menuturkan berasal dari hasil efisiensi dana hibah Bansos hingga perjalanan dinas bagi para ASN yang mencapai Rp 150 miliar. Dia berharap penerapan biaya gratis SPP dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala.

"Ya dari besar kecil mah relatif, ini kan hasil hibah bansos. Dulu-dulu hibah bansos banyak sekali sekarang kita cukupkan efisienkan secukupnya sehingga menemukan ruang Rp 1,4 triliun per/tahun untuk menggratiskan SPP," ujar Emil.

"Tapi karena dimulainya di bukan Juli, maka RP 1,4 trilun dibagi dua berarti Rp 700-an (miliar) dulu," ujarnya.

Lihat postingan ini di Instagram

BERITA GEMBIRA. BIAYA SPP untuk SMA/SMK negeri sesuai kewenangan Provinsi mulai tahun ajaran 2020 akan digratiskan. SPP ini sekarang istilahnya Iuran Bulanan Peserta Didik (IBPB). . Siswa dari keluarga yang tidak mampu, yang tidak lolos PPDB, yang kemudian masuk sekolah swasta juga akan diberi bantuan keuangan sesuai dengan kemampuan. Demikian juga siswa yang bersekolah di MA, bantuan akan disalurkan melalui Kemenag. . Pemerintah Provinsi dan DPRD Jawa Barat kemarin sudah mengetuk palu persetujuan terkait RAPBD 2020 dan melakukan banyak penghematan antara lain penghematan belanja bansos/hibah juga penghematan perjalanan dinas PNS. Selanjutnya RAPBD ini akan dievaluasi Kemendagri. Semoga informasi ini bermanfaat dan memberi semangat cihui beibeh selalu. . Hatur Nuhun.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ridwan Kamil (@ridwankamil) pada