Chatib Basri adalah Menteri Keuangan periode 2013-2014. Dengan penunjukan ini, Chatib Basri akan tercatat memiliki empat jabatan komisaris.

Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, Erick Thohir, menunjuk Muhammad Chatib Basri, sebagai Wakil Komisaris PT Bank Mandiri. Peresmian jabatan ini akan dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB yang digelar hari ini, Senin, 9 Desember 2019.

Erick Thohir dalam rilis resminya mengatakan bersyukur Chatib Basri mau masuk dalam jajaran Komisaris Bank Mandiri, mantan Menteri dengan reputasi yang sangat baik mau berkeringat ikut membenahi BUMN.

"Semoga menjadi sinyalemen positif bagi Bank Mandiri,” kata Erick.

Siapa Chatib Basri?

 

Chatib Basri adalah Menteri Keuangan periode 2013-2014. Dengan penunjukan ini, Chatib Basri akan tercatat memiliki empat jabatan komisaris.

Pertama, Presiden Komisaris PT XL Axiata Tbk. sejak 2016 hingga saat ini. Kedua, Komisaris Independen PT Indika Energy Tbk. sejak 2015 hingga saat ini. Ketiga, Komisaris Independen PT Astra Internasional Tbk. sejak 2015 hingga saat ini.

Chatib Basri lahir di Jakarta pada 22 Agustus 1965. Menteri Keuangan periode 2013-2014 itu masih aktif sebagai anggota Dewan Penasehat Bank Dunia untuk urusan Gender dan Pembangunan.

Suami Dana Iswara itu juga merupakan akademisi yang diakui di dalam da luar negeri. Dia meraih gelar PhD bidang ekonomi dari Universitas Nasional Australia pada 2001 dan pernah menjadi Senior Fellow di Harvard Kennedy School, Harvard University, dan Profesor tamu di Australian National University dan Nanyang Technological University Singapore.

Di luar pendidikan, Chatib juga terlibat sebagai konsultan di berbagai lembaga keuangan. Ia pernah menjadi konsultan di World Bank, USAID, AUSAID, OECD, dan UNCTAD, Asian Development Bank serta menjadi anggota Asia and Pacific Regional Advisory Group dari International Monetary Fund.

Chatib juga terbilang sukses ketika menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2012-2013. Selain itu, ia pernah memimpin Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia pada tahun 2004-2009.

Di pemerintahan, kemampuannya sebagai ekonom membuat Chatib dipercaya untuk memegang berbagai jabatan penting seperti penasihat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2004-2005), Deputi Menteri Keuangan untuk G-20 (2006-2010), merepresentasikan Indonesia di Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Washington (2008), dan sebagai Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional Presiden RI (2010-2012). 

Chatib mengaku telah menerima sebuah kehormatan atas penunjukannya tersebut. Dia menuturkan menjadi Wakil Komisaris Utama di bank sebesar Mandiri bukanlah hal yang mudah tetapi sebuah tantangan.

"Apalagi Pak Menteri meminta fungsi Komisaris saat ini betul-betul dijalankan dengan baik. Saya berharap kinerja Mandiri terus meningkat dan disegani dan mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi,” ujarnya.