Membangun PLTG mudah, hanya memakan waktu 8 bulan tetapi pembangunan harus ada izin IPTL

Gubernur Kepulauan  Bangka Belitung Erzaldi Rosman melakukan audiensi dengan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Bangka Belitung.

Setelah Kamis 28 November lalu bertemu dengan Menteri ESDM, Arifin Tasrif untuk meminta rekomendasi terkait pembangunan PLTG, Senin sore Gubernur Babel beraudiensi dengan Direktur Utama Pertamina membahas perizinan pembangunan PLTG di Exec Lounge Kantor Pusat Pertamina Jakarta Pusat.

Nicke Widyawati mengatakan membangun PLTG mudah, hanya memakan waktu 8 bulan tetapi pembangunan harus ada  izin IPTL. 

“ Ijin ini rumit, harus fokus membuat integrated share dimana  1 usaha didalamnya  sudah ada semua, turunkan import melalui kerjasama bisnis plane dan  menunjuk pihak berkompeten dan berintegrasi ” tambah Nicke.

Dalam diskusi ini Nicke didampingi Heru setiawan, Direktur PIMR, Tajudin Noor – Corsec dan Nina Sulistyowati- Dirut Patra Niaga.

“Dirut pertamina sangat mendukung sekali apabila PLTG di bangun di Kepulauan Bangka Belitung yang mengedepankan produk-produk kedaerahan sebagai sarana pendukung,” ucap Erzaldi.

Seperti dikatakan Erzaldi  kalau PLTG berdampak sangat baik untuk ekonomi Babel karena dengan perusahaan-perusahaan menggunakan gas yang tentunya sangat murah sehingga ekonomi lebih cepat tumbuh.

Diakhir pertemuan dengan Dirut Pertamina Nicke Widyawati,Gubernur Babel Erzaldi Rosman menyerahkan cinderamata khas Babel sebagai tanda ucapan terima kasih.