Spanduk dukungan Amien terhadal pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakoso bermunculan di beberapa tempat.

Suhu politik jelang Pilkada Kota Solo semakin panas. Rivalitas antara Gibran Rakabuming Raka, anak Presiden Jokowi, dan pasangan bakal calon Wali Kota Solo, Achmad Purnomo-Teguh Prakoso yang diusulkan DPC PDIP Kota Solo bakal berlangsung sengit.

Seperti Gibran dengan agenda blusukan ke kampung-kampung, Achmad Purnomo-Teguh Prakoso terus mendapat dukungan dari banyak ormas. Salah satunya, dukungan dari pendiri PAN Amien Rais dan ormas besutan Habib Rizieq Shihab, Front Pembela Islam (FPI).

Spanduk dukungan Amien bermunculan di beberapa tempat. Selain berisi foto pasangan bakal calon yang diajukan untuk Pilkada Solo, foto pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais juga terpampang di spanduk itu. Amien Rais mengenakan jas berwarna biru di foto itu. Dia tengah berpidato di atas podium bergambar matahari yang identik dengan lambang PAN. Di bawahnya terdapat tulisan 'Purnomo tetap kader terbaik kami'.

Ketua DPD PAN Surakarta, Achmad Sapari membantah telah memasang spanduk itu. "Bukan kami yang memasangnya," kata Sapari, Senin 13 Januari 2020. Dia juga mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

"Hingga saat ini kami juga belum memutuskan calon yang akan kami dukung dalam pilkada besok," katanya. Apalagi, PAN tidak bisa mengusung calon sendiri dalam pilkada yang akan berlangsung tahun ini. Jumlah suara PAN tidak cukup. “Harus koalisi," katanya.

Sekretaris DPW PAN Jawa Tengah Umar Hasyim mengaku akan menyelidiki pemasangan spanduk tersebut. "Kami ingin mencari tahu siapa yang memasangnya." Sebab ada kemungkinan spanduk tersebut justru dipasang oleh orang-orang di luar PAN.

"Bisa jadi keberadaan spanduk itu justru ingin mengadu domba PAN dengan PDIP." Menurutnya, Purnomo saat pilkada 2005 memang pernah maju melalui PAN. Hanya saja, Purnomo akhirnya memilih untuk menjadi anggota PDIP sejak 2012.

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo enggan menanggapi spanduk itu. Ia mengakui, Purnomo memang pernah menjadi kader PAN. "Tapi sejak 2012 sudah masuk menjadi kader PDIP."

Achmad Purnomo saat ini menjadi salah satu bakal calon wali kota dari PDIP tengah berebut restu dari Megawati. Dia disebut-sebut menjadi rival dari Gibran Rakabuming Raka untuk memperoleh rekomendasi dari PDIP untuk maju ke Pilkada Solo.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Front Pembela Islam (FPI) Kota Surakarta memastikan bakal mendukung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa pada Pilkada 2020 di Solo Jawa Tengah.

Ketua DPW FPI Kota Surakarta, Ustadz Syukur LC berencana mendorong seluruh tokoh Islam untuk menggelar ijtima ulama dan menentukan sikap politik umat Islam dalam memilih pasangan calon pada Pilkada Solo 2020. Dalam ijtima ulama itu, menurut Syukur akan dimunculkan tokoh yang dinilai tepat dan memiliki kedekatan dengan umat Islam di Solo Jawa Tengah.

"Mendorong para ulama untuk kumpul dan elemen Islam lain untuk memunculkan tokoh yang dapat kita dukung seperti Achmad Purnomo-Teguh Prakosa," tuturnya di sela-sela acara Sarasehan bertema Umat Islam Solo Memilih, Sabtu (11/1/2020).

Syukur berpandangan bahwa belakangan ini umat Islam sudah mulai terkotak-kotak, bahkan ada juga kelompok yang anti demokrasi. Maka dari itu, dia berpandangan ijtima ulama dinilai cukup penting untuk menentukan arah politik umat Islam di Solo pada Pilkada Solo 2020 nanti.

"Kita harus menguatkan aqidah iman kita dan taat kepada Allah Rosul, serta ulama. Sehingga kita bisa solid dan kompak serta jangan terpecah-belah maka angin kemenangan itu akan lari," katanya.