Jokowi sebagai panglima perang ini melawan Covid-19 ini selalu berada di garis depan juga untuk memimpin memberikan arahan-arahan strategis untuk melawan Covid-19.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman memuji keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terus melakukan komunikasi dengan para menterinya untuk penanganan Covid-19 meski tatap muka dilakukan secara online.

"Alhamdulillah Pak Jokowi sebagai panglima perang ini melawan Covid-19 ini selalu berada di garis depan juga untuk memimpin memberikan arahan-arahan strategis untuk melawan Covid-19," tuturnya dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network edisi jaga jarak dengan tajuk 'Covid-19 Ujian Kebersamaan Kita' dalam siaran langsung di studio Trijaya FM, Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Dalam kesempatan itu, Fadjroel juga mengungkapkan bahwa seluruh menteri sudah melakukan tes virus corona atau Covid-19. Hal ini menyikapi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terinfeksi virus corona.

"Hampir semua menteri kecuali dalam pengertian ini cuman Pak Budi Karya Sumadi ditambah dengan anggota keluarga beliau (negatif)," katanya.

Kerja Cepat Prabowo

Ada kabar gembira dari kerja cepat Menhan Prabowo Subianto. Pesawat Hercules C-130 yang mengambil alat kesehatan di China telah kembali ke Natuna setelah tuntas memuat alkes di Negeri Tirai Bambu.

Hal ini dituliskan oleh akun TNI Angkatan Laut (@_TNIAU). Informasi diterima, saat ini tim TNI tengah transit di Sanya, Hainan sebelum bertolak ke Tanah Air. Sebelumnya diberitakan, pesawat tersebut sudah mendarat di Pudong, Shanghai pukul 21.15 WIB. 

Pusat Penerangan (Puspen) TNI menyatakan pesawat penjemputan alat kesehatan (alkes) penanganan virus corona atau Covid-19 telah mendarat di Pudong, Shanghai, China pada pukul 14.15 UTC atau 21.15 WIB. 

"Alhamdullilah, pesawat C130 Hercules A-1333 telah mendarat di Pudong, Shanghai pukul 14.15 UTC atau 21.15 WIB, selanjutnya akan melaksanakan proses pemuatan logistik kesehatan dan kembali ke Indonesia," tulis @Puspen_TNI pada Minggu, (22/03/2020).

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jendral (Mayjen) Sisriandi mengatakan bahwa tim penjemput alkes untuk penanganan Covid-19 sudah diterbangkan sejak Sabtu pagi (21/03/2020) menuju China.

"Sudah berangkat pagi tadi, pukul 06.55. Berangkatnya dari ABD Saleh, Malang," kata Sisriandi seperti dilansir cnn, Sabtu (21/03/2020) lalu.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Fajar Adriyanto merincikan bahwa pesawat yang akan menerbangkan kru ke Shangkai China tersebut akan dipiloti oleh Komandan Skadron Udara 32 Letkol Pnb Suryo. Penerbangan tersebut teregistrasi dalam nomor A-1333.

Ada 21 kru pesawat yang diterbangkan untuk misi pengangkutan logistik kesehatan yang telah dibeli oleh Pemerintah RI. Di antara kru pesawat itu, terdapat dua personel yang berasal dari Kementerian Pertahanan RI.

Setidaknya, sekitar 9 ton logistik kesehatan yang telah dibeli oleh pemerintah akan diangkut menuju Indonesia nantinya.

Seperti diketahui, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyediakan pesawat TNI untuk mengambil alat kesehatan di Shanghai, China. Alat-alat kesehatan bakal digunakan di Indonesia guna menanggulangi virus corona atau COVID-19.

Permintaan Prabowo dituangkan dalam Surat Menteri Pertahanan bernomor B/667/M/III/2020 yang ditujukan langsung kepada Panglima TNI.

"Mohon Panglima TNI dapat memberikan dukungan pesawat terbang dalam rangka pengambilan alat kesehatan yang berada di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok," bunyi surat yang ditanda-tangani langsung oleh Prabowo.

Dan kebutuhan akan alkes tersebut kini telah bisa digunakan untuk memerangi wabah virus COVID-19 yang berawal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, China yaang sudah mematikan puluhan ribu masyarakat dunia tersebut.