Program satu desa satu wisata

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mandiri Jaya, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu mengadakan pertemuan untuk membahas pembukaan wisata rintisan Curug Kahuripan, bertempat di aula Perhutani Tasikmalaya.

Curug Kahuripan berlokasi di petak 29 blok Datar Dinding Ari kelompok hutan Gunung Galunggung yang masuk wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cisayong, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tasikmalaya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Administratur KPH Tasikmalaya Benny Suko Triatmoko, Kepala Desa Sinagar Agus Sudrajat, Ketua LMDH Mandiri Jaya Tatang Ramdani beserta anggota.

Menurut Administratur KPH Tasikmalaya, Benny Suko Triatmoko, pihaknya sangat mendukung dan siap memfasilitasi kegiatan LMDH Mandiri Jaya bersama Desa Sinagar yang akan membuka Curug Kahuripan sebagai obyek wisata alam. Benny berharap Sinergitas Perhutani, LMDH dan pihak Desa dapat memberikan kontribusi positif bagi semua pihak, baik Perhutani dan juga masyarakat.

“Pembukaan wisata baru ini, sebagai implementasi sinergitas antara Perhutani Tasikmalaya, Pemerintah Daerah melalui pihak Desa Sinagar dan LMDH Mandiri Jaya dalam rangka program “Satu Desa Satu Wisata” untuk mendukung moto Jawa Barat yaitu “Juara lahir dan bathin”. Pengelolaan wisata ini harus menguntungkan semua pihak yang terlibat di dalamnya,” jelas Benny.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LMDH Mandiri Jaya Tatang Ramdani menyampaikan terima kasih kepada Perhutani Tasikmalaya yang telah memfasilitasi dibukanya wisata alam Curug Kahuripan. Pihaknya akan terus berupaya untuk mengembangkan curug tersebut sehingga menjadi salah satu tujuan wisata di Tasikmalaya yang berkontribusi positif untuk Perhutani, LMDH dan masyarakat.