Harga Emas tercatat menutup sesi pekan ini, Jumat (27/3) dengan bertengger di kisaran $1.654 per Ounce.

Gerak ragu terlihat masih terus membayangi salah satu komoditas penting dan strategis dunia dalam sepanjang sesi perdagangan pekan ini. Adalah komoditas Emas, yang kembali me.. dalam menutup sesi perdagangan akhir pekan ini, Jumat (27/3).

Harga Emas tercatat bertengger di kisaran $1.654,0 per Ounce setelah terkikis 0,38%. Sentimen dari paket stimulus Presiden Donald Trump masih menjadi motor utama pola gerak harga Emas dala menutup pekan ini.

Tinjauan teknikal sebelumnya menunjukkan, harga Emas yang masih berpeluang besar untuk menembus level psikologis pentingnya di kisaran $1.700 per Ounce dengan kepungan sentimen suram dari persebaran wabah Coronavirus.

Namun upaya pemerintahan Trump yang mengguyur stimulus hingga senilai $2 triliun dalam beberapa hal justru mencegah Emas untuk menembus level psikologis tersebut.  Gerak balik naik seluruh indeks di bursa saham global, menjadikan investor surut dalam  memburu komoditas logam bersinar kuning itu.

Namun dengan mempertimbangkan bahwa sentimen suram Coronavirus masih akan berlangsung cukup panjang dan stimulus Trump yang  bisa jadi masih akan menemui jalan yang tak mulus, peluang bagi Emas untuk tersentak naik kembali terbuka sangat lebar.

Paket stimulus Trump, barangkali cukup sakti dan mujarab untuk menundukkan kepanikan aksi jual di bursa Wall Street, namun ganasnya sentimen Coronavirus diyakini  bukan hal yang mudah untuk ditundukkan.