Emil juga telah meminta pihak kepolisian untuk mengambil langkah hukum jika orang dengan status ODP tidak melakukan isolasi diri.

Sebuah maklumat resmi diterbitkan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil. Tak main-main, salah satu isi maklumat tersebut adalah kewajiban RT/RW di seluruh Jabar untuk kedatangan, kepulangan atau mudik warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 ke kantor polisi setempat.

"RT/RW wajib melaporkan kedatangan ke kepolisian setempat," tutur Emil dalam maklumat kelima yang diumumkan melalui akun media sosial Instagramnya.

Bahkan, Emil juga mendesak agar setiap warga Jabar untuk membatalkan rencana pulang kampung pada saat Lebaran nanti. Jika masih ada yang nekat mudik, Ridwan yang akrab disapa Kang Emil ini akan menetapkan status ODP kepada yang bersangkutan.

"Barangsiapa memaksa mudik, maka akan otomatis berstatus ODP," ujarnya.

Dengan berstatus ODP, lanjut Emil, maka orang tersebut harus melakukan isolasi diri selama 14 hari. 

Emil juga telah meminta pihak kepolisian untuk mengambil langkah hukum jika orang dengan status ODP tidak melakukan isolasi diri.

Diketahui, kasus positif corona di Jabar per Sabtu (28/3/2020) naik menjadi 119 pasien. Angka tersebut bertambah 21 orang dari sehari sebelumnya pada Jumat yang dilaporkan sebanyak 98 orang.

Dari situs pantau Covid-19 Pemprov Jabar per Sabtu (28/3/2020) pukul 19.30, angka kematian akibat virus corona juga bertambah tiga hingga menjadi 17 orang. Adapun total yang sembuh adalah sebanyak 6 orang.

Pada kategori ODP, total berjumlah 5.419, dengan rincian 1.515 selesai pemantauan dan 3.904 masih dalam proses.