Isi pesan singkat itu terkait status IMEI (International Mobile Equipment Identity) perangkat yang dimiliki pengguna.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengirim short message service (SMS) kepada para pemilik ponsel di Indonesia.

Isi pesan singkat itu terkait status IMEI (International Mobile Equipment Identity) perangkat yang dimiliki pengguna.

Notifikasi tersebut memang sengaja diberikan Kominfo sebagai pemberitahuan legalitas smartphone dan tablet yang dipakai pengguna, apakah perangkatnya legal atau masuk kategori ponsel BM (black market).

Dengan notifikasi berupa SMS itu, menandakan bahwa perangkat tersebut tidak akan diblokir layanan telekomunikasi, di mana sebelumnya pemerintah telah menetapkan aturan validasi nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI).

"Notifikasi ini maksudnya untuk semua HP yang terdaftar. Jadi, supaya tenang karena tidak terkena masalah," ujar Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Kominfo Ismail.

Berdasarkan notifikasi yang diterima redaksi, para pengguna smartphone yang menggunakan operator seluler Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo mendapatkan SMS yang mengatasnamakan dari Kominfo.

Untuk pelanggan Telkomsel dan Indosat Ooredoo, notifikasinya langsung diterima pelanggan yang diujungnya disertai link menuju siaran pers Kominfo.

Sementara itu, bagi pelanggan XL Axiata merasa belum menerima notifikasi di atas, jangan khawatir. Kalian hanya tinggal mengetik *123*817#. Setelah itu, pilih IMEI Registrasi yang nantinya akan dikirimkan SMS kalau perangkat kalian itu legal.