Hingga pagi ini, Senin (25/5), seluruh indeks di bursa saham utama Asia tercatat mampu menginjak zona hijau.

Sesi perdagangan saham awal pekan ini, Senin (25/5) terlihat masih diwarnai dengan upaya investor Asia untuk bertahan optimis di tengah serangkaian sentimen suram yang hinggap. Sentimen penting kini tertuju pada pergelaran pertemuan tahunan parlemen China.

Laporan sebelumnya menyebutkan, dalam pertemuan tahunan parlemen China  kali ini akan diwarnai dengan upaya pemerintahan komunis China untuk meloloskan undang-undang keamanan baru bagi wilayah otonomi Hong Kong yang mengancam status otonomi bekas koloni Inggris itu.

Sentimen suram ini semakin menambah panas tensi pemerintahan Trump dengan China di tengah tudingan Gedung Putih pada China sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pandemi global Coronavirus yang telah menghancurkan kinerja perekonomian dunia.

Namun sikap optimis pelaku pasar di Asia terlihat masih mencoba bertahan hingga sesi perdagangan pagi ini dimulai.  Laporan terkini menunjukkan, indeks Nikkei (Jepang) yang melonjak tajam 1,48% untuk menjejak posisi 20.690,21, sementara indeks ASX 200 (Australia) menguat 1,54% untuk berada di 5.581,9, dan indeks KOSPI (Korea Selatan) yang naik 0,62% untuk menyisir posisi 1.982,37.

Gerak naik indeks di tengah sentimen suram kali ini seakan mencerminkan upaya ngotot investor mendapatkan ‘THR’ yang tertunda.

Sementara laporan lain  menyebutkan, bursa saham Indonesia, Singapura, serta India yang masih menjalani masa libur di sesi perdagangan awal pekan ini.