Keluarga Habib Bahar mengaku keberatan video itu beredar.

Ada yang berbeda dengan penampilan Habib Bahar bin Smith setelah menempati sel barunya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batu, Nusakambangan, Jawa Tengah. Habib nyentrik itu kini berkepala plontos.

Habib yang beken dengan rambut gondrong pirang ini mengaku dalam keadaan sehat usai diciduk aparat kepolisian.

Dalam sebuah video, Habib Bahar menggunakan penutup kepala berwarna merah. Ia juga mengenakan baju kaos berwarna merah. Dia mengakui saat ini rambut gondrong yang melekat dalam setiap penampilannya telah dipotong.

Habib Bahar diduga telah berkepala plontos, seperti napi pada umumnya, sehingga dia menutupi kepalanya dengan kain. Habib Bahar mengakui bahwa rambut gondrongnya telah dipotong karena harus menyesuaikan dengan SOP di Lapas Nusakambangan.

“Adapun masalah rambut, sesuai dengan SOP yang ada di Nusakambangan ini bahwasanya setiap warga binaan yang baru dipotong rambutnya, maka saya sebagai warga binaan yang taat dan patuh kepada aturan, maka saya bersedia rambut saya dipotong,” ucap Habib Bahar dalam sebuah videonya, Minggu (24/5/2020).

Ia pun menegaskan pemotongan rambut panjangnya dilakukan tanpa paksaan, baik dari petugas Lapas Nusakambangan maupun dari narapidana lainnya.

“Tanpa ada paksaan dari siapa pun, enggak ada yang bisa maksa saya,” tegas Habib Bahar.

Lalu, kenapa Habib Bahar bisa dengan bebas merekam video di penjara yang dikenal berkeamanan super maksimum itu? Ternyata, menurut Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Jawa Tengah, Marasidin Siregar, video itu awalnya hanya ditujukan kepada internal keluarga Habib Bahar untuk memberitahukan bahwa kondisi Habib Bahar dalam kondisi yang baik. Namun faktanya, video itu akhirnya beredar luas di media sosial.

"Apa yang dia sampaikan dalam video, begitulah adanya kondisinya sekarang di Lapas Batu Nusakambangan," jelas Siregar pada Senin (25/5/2020).

Sementara itu, salah satu pengacara Habib Bahar, Azis Yanuar, mengatakan video tersebut tidak disebarkan pihak keluarga maupun pengacara. Ia bahkan menyebut keluarga Habib Bahar mengaku keberatan video itu beredar.

"Bukan beredar dari pengacara maupun keluarga. Awal mulanya, sekitar jam 12 saya terima. Karena pihak keluarga diberikan dan diamanahkan untuk tidak disebar. Dan keluarga amanah dan tidak menyebarkan," ujar Azis Yanuar, Senin (25/5/2020).