Memudahkan para pelaku usaha dalam proses pembayaran maupun mengurus sertifikasi

Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palangka Raya, Iromo menyebut keberadaan aplikasi Si Cantik sangat memudahkan para pelaku usaha dalam proses pembayaran maupun mengurus sertifikasi.

Sebelumnya proses sertifikasi karantina dan mutu hasil perikanan menggunakan sistem manual, sehingga pemeriksaan sampel butuh waktu cukup lama, dan biayanya cukup mahal jika dilihat dari jarak tempuh untuk menuju ke kantor.

Karena mitra kerja SKIPM tidak hanya berdomisili di Palangka Raya, tapi juga di Sampit dan Pangkalan Bun, sehingga dengan jauhnya jarak tempuh ini sangat menyusahkan para pelaku usaha dalam mengurus sertifikasi ke Palangka Raya.

Iromo mengatakan dengan hadirnya layanan android ini maka para pelaku usaha sudah bisa menggunakan telepon seluler untuk mengakses layanan Si Cantik dari mana saja selama itu ada jaringan internet.

Terbukti, hadirnya layanan Si Cantik sangat dirasakan para pengusaha perikanan di Kalteng. Salah satunya Giyono. Pengusaha asal Palangka Raya ini sudah tidak pernah lagi harus ke kantor SKIPM yang beralamat di Jalan G Obos untuk mengurus sertifikasi mutu ikan, termasuk melakukan pembayaran.

“Sebelum ada aplikasi ini saya sering bolak-balik datang ke kantor untuk mengurus karantina, tapi sekarang tidak, cukup lewat HP,” kata Giyono, pengusaha ikan bakud atau betutu ini, Senin (29/6/2020).

Ungkapan serupa juga disampaikan Yayan. Ketua Kelompok Tani Lele Jaya mengaku sangat terbantu dengan adanya aplikasi ini. Saat ini para pelaku usaha sangat terbantu. Pengiriman dan pembayaran bisa dilakukan secara online.