Alex adalah seorang doktor Human Capital jebolan IPB dan sebelumnya telah berkecimpung di bagian SDM selama puluhan tahun di berbagai perusahaan BUMN.

Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian BUMN Alex Denni adalah sosok yang barangkali kurang populer di mata publik. Tetapi siapa sangka, Alex merupakan sosok yang berperan sangat penting di balik aksi bersih-bersih perusahaan BUMN yang kian gencar dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir.

Alex ibarat seorang HRD (Human Resources Department) di sebuah perusahaan, yang tugas utamanya adalah mencari dan menyeleksi calon petinggi di BUMN. Bedanya, Alex wajib memiliki insting yang lebih kuat serta pasokan informasi valid sebelum menyodorkan nama-nama bos BUMN ke meja Erick. Di situlah tantangan terberat bagi seorang Alex.

Namun bila melihat rekam jejak pria kelahiran Tanah Datar, Sumatera Barat ini, penugasan yang diberikan Erick memang bidangnya sejak lama. Lihat saja, Alex adalah jebolan doktor Human Capital jebolan IPB dan sebelumnya telah berkecimpung di bagian SDM selama puluhan tahun di berbagai perusahaan BUMN.

Sebut saja, pria kelahiran 1968 ini pernah dipercaya sebagai Chief Learning Officer and Head of Corp PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Senior Excecutive Vice President (SEVP) of Human Capital di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan terakhir sebagai Direktur Human Capital dan Transformasi di PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Di luar itu, Alex diketahui kerap membagikan ilmunya lewat sejumlah seminar kampus maupun seminar bisnis. “Tugas kita untuk mengusahakan hidup lebih baik. Karena kita butuh kemampuan untuk mengambil keputusan, menghadapi masalah, dan menyelesaikan konflik. Dan, itu butuh wawasan pengetahuan dengan belajar. Jadi, buat saya belajar adalah kebutuhan setiap hari,” ujar Alex dalam sebuah kesempatan.

Alex kemudian menitip pesan agar semua pihak termasuk dirinya sendiri untuk terus-menerus belajar tanpa berhenti di tengah perubahan zaman yang serba cepat. Konsep yang ditawarkan Alex adalah never-stop learning yang sudah diterbitkan dalam sebuah buku berjudul “Learning 5.1” yang dirilis belum lama ini. Alex ingin menjelaskan bahwa semua orang pada dasarnya mampu belajar apapun meski sebelumnya mengaku tidak berbakat.

“Label-label itu harus disingkirkan. Karena setiap manusia mempunyai ‘processor’ dan tak satupun ‘processor’ itu yang ‘KW’ karena diciptakan Tuhan,” ujar Alex memberikan motivasi.

Terkait dengan tugasnya saat ini sebagai Deputi SDM di Kementerian BUMN, Alex ditugaskan Menteri Erick untuk mendorong peningkatan kualitas SDM atau talenta yang ada di BUMN dengan tetap menekankan pentingnya memiliki akhlak. 

Di tangan Alex, para punggawa ratusan BUMN kini dipertaruhkan. Alex bertugas membantu Erick untuk memastikan bersih-bersih BUMN berjalan dengan sempurna.