Adapun santunan kematian sudah disalurkan Rp 9,6 miliar dari Rp 60 miliar untuk 32 orang.

Aksi marah-marah Presiden Jokowi tampaknya berbuah manis bagi tenaga medis. Sebagai garda terdepan yang berjuang selama 3 bulan lebih melawan corona, para tenaga medis akhirnya bisa menikmati dana insentif yang dijanjikan pemerintah sebelumnya. Pasalnya, pemerintah memutuskan segera menyalurkan lebih cepat insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani pasien corona.

Direktur Dana Transfer Khusus Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Putut Hari Satyaka mengatakan, insentif untuk tenaga medis sudah tersalur sebesar Rp 1,3 triliun untuk 542 daerah.

“Kita baru saja menyalurkan per 7 Juli 2020 Rp 1,3 triliun ke 542 daerah," kata Putu dalam konferensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Dijabarkan Putu, jumlah dana insentif yang sudah disalurkan ke daerah naik signifikan dibandingkan realisasi akhir Juni. Saat itu, Putut mencatat, penyaluran anggaran baru sebesar Rp 58,3 miliar untuk dibagikan kepada 15.435 tenaga kesehatan daerah.

Percepatan dilakukan seiring dengan revisi Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) Hk. 01.07/Menkes/278/2020 menjadi Kepmenkes Nomor Hk.01.07/Menkes/392/2020 tentang pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.

"Nakes (tenaga kesehatan) daerah kalau untuk mekanisme lama, kita sudah menyalurkan Rp58,3 miliar untuk 15.435 tenaga kesehatan daerah sampai dengan 30 Juni 2020. Dengan Kepmenkes yang baru No.392 yang sudah dijelaskan Bu Trisha (Kemenkes)," paparnya.

Untuk sampai masuk ke kantong masing-masing tenaga medis, insentif tersebut dapat diminta langsung dari Dinas Penggelolaan Keuangan Daerah (DPKD) apabila sudah selesai diverifikasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Sesudah kita salur, uang sudah di daerah, teman-teman Dinkes (Dinas Kesehatan) di daerah verifikasi langsung di daerah. Setelah verifikasi selesai bisa langsung minta ke DPKDnya (Dinas Penggelolaan Keuangan Daerah)," kata Putu.

Sejauh ini, anggaran kelolaan Kemenkes, telah disalurkan Rp 278 miliar dari Rp 1,9 triliun insentif tenaga kesehatan (nakes) untuk 166.029 orang baik di pusat dan daerah. Adapun santunan kematian sudah disalurkan Rp 9,6 miliar dari Rp 60 miliar untuk 32 orang.

Diketahui, pemerintah memberikan insentif khusus bagi para tenaga medis yang membantu menangani pasien corona senilai Rp 5,6 triliun. Anggaran tersebut berasal dari anggaran untuk bidang kesehatan sebesar Rp 87,55 triliun.