Penelitian lain menyebutkan, belum ada bukti bensin dapat mensterilkan masker. Bahkan  kontak yang terlalu lama dengan bensin juga dianggap bisa berbahaya dan menuangkan cairan yang mudah terbakar bisa menjadi risiko kebakaran

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah membuat pernyataan mengejutkan terkait pencegahan Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19. Rodrigo Duterte mengatakan, jika ada orang yang hendak mencuci masker untuk pencegahan COVID-19 sebaiknya mendatangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan mencuci maskernya dengan bensin. 

Rodrigo Duterte menegaskan, saran yang dia sampaikan itu adalah hal yang serius. Presiden Filipina ini menyebutkan bahwa dirinya 'tidak bercanda' terkait mencuci masker dengan bensin.

Pekan lalu, Rodrigo Duterte juga membuat pernyataan serupa. Namun langsung dikoreksi oleh para pejabatnya dengan menyebut bahwa saran sang presiden hanya lelucon. Para pejabat kesehatan Filipina mengatakan bahwa masker kain harus dicuci secara normal, dan masker bedah diganti setelah digunakan.

“Apa yang saya katakan benar, pergilah ke tempat pengisian bensin,” kata Rodrigo Duterte kembali menegaskan sarannya tersebut, Jumat (31/07/2020).

Penelitian lain menyebutkan, belum ada bukti bensin dapat mensterilkan masker. Bahkan  kontak yang terlalu lama dengan bensin juga dianggap bisa berbahaya dan menuangkan cairan yang mudah terbakar bisa menjadi risiko kebakaran.

"Mereka (kritikus) berkata, 'Duterte gila.' Bodoh! Jika saya gila, Anda harus menjadi presiden, bukan saya. Apa yang saya katakan itu benar. Jika alkohol tidak tersedia, terutama bagi orang miskin, pergi saja ke pompa bensin, dan gunakan (bensin) untuk mendisinfeksi. Saya tidak bercanda,” ujar Rodrigo Duterte mengacu pada komentar sebelumnya.

Lebih jauh Rodrigo Duterte mengatakan, mereka yang tidak memiliki persediaan pembersih dapat menggunakan bensin sebagai desinfektan untuk membersihkan masker mereka.

"Pada akhirnya, gantung (masker) di suatu tempat dan semprotkan dengan Lysol jika Anda mampu membelinya," katanya, merujuk pada merek desinfektan yang populer.

"Untuk orang-orang yang tidak (memiliki Lysol), basahi dengan bensin atau solar, cari saja bensin (dan) celupkan tanganmu (dengan masker) di dalamnya,' ujarnya.

Setelah komentar Duterte pekan lalu, Juru Bicara Kepresidenan Harry Roque dengan cepat menyampaikan koreksi. "Saya tidak percaya bahwa setelah empat tahun menjabat sebagai presiden, Anda masih belum mengenalnya," kata Roque sebagaimana dilansir Rappler.

"(Ini hanya lelucon). Mengapa kita menggunakan bensin untuk mencuci?" kata Roque.

Sementara itu, pejabat kesehatan Maria Rosario Vergeire mengatakan masker kain harus dicuci dan dikeringkan secara normal, dan masker bedah diganti setelah digunakan.

Saat ini Filipina menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus COVID-19 tertinggi di Asia Tenggara, di bawah Indonesia. Hingga Jumat, negara itu mencatat 89.374 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi dengan 1.983 kematian, menurut data Worldometers.