Studi tersebut mengungkapkan bahwa tes baru ini hanya menggunakan satu tabung dan hanya melibatkan satu langkah, menjadikannya lebih efisien dan berbiaya lebih rendah daripada banyak tes SARS-CoV-2 saat ini

Hingga saat ini belum ada tanda-tanda pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 akan berakhir. Di beberapa belahan dunia justru terjadi peningkatan kasus seiring diberlakukannya tatanan hidup normal yang baru alias new normal. Sikap masyarakat yang kerap abao dengan protokol kesehatan yang dianjurkan bahkan justru menciptakan klaster-klaster baru.

Di Indonesia, kasus COVID-19 bertambah hingga 2.300 per Jumat 14 Agustus 2020. Kini, Jumlah kasus yang dikonfirmasi sudah hampir mencapai angka 150 ribu.

Saat ini, dunia dan juga Indonesia memiliki banyak alat tes untuk untuk mendeteksi orang yang terinfeksi COVID-19. Akan tetapi, sebagian besar alat tes tersebut memakan waktu dan membutuhkan proses yang rumit serta peralatan yang besar dalam prosesnya. Untuk mengatasi masalah tersebut, para peneliti telah mengembangkan tes portabel yang tidak hanya cepat dan mudah digunakan, tetapi juga memberikan hasil yang akurat.

Dilansir dari laman The Health Site, sebuah studi baru di University of Melbourne di Australia telah mengarah pada pengembangan tes baru dan lebih akurat untuk infeksi COVID-19. Dalam pertarungan yang sedang berlangsung melawan virus yang pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China tersebut, para peneliti telah mengembangkan tes baru yang dapat mendiagnosis COVID-19 hanya dalam 20 menit.

Temuan yang diterbitkan dalam Journal of Medical Microbiology itu menunjukkan bahwa tes molekuler cepat yang disebut N1-STOP-LAMP, 100 persen akurat dalam mendiagnosis sampel yang mengandung SARS-CoV-2 pada beban tinggi. Menurut peneliti, STOP-LAMP adalah apa yang disebut sebagai tes 'perawatan dekat'.

Ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengujian PCR saat ini. Namun, ini adalah tes diagnostik yang kuat untuk mendeteksi COVID-19 yang spesifik dan cepat. Terlebih, alat ini juga hemat biaya.

Menurut para peneliti, tes ini sangat akurat dan mudah digunakan, menjadikannya kandidat utama untuk digunakan dalam pengaturan dengan kemampuan pengujian terbatas. Metodenya melibatkan penggunaan mesin portabel kecil, yang dapat mendeteksi SARS-CoV-2 dengan andal hanya dari satu usap hidung.

Ini termasuk uji molekuler COVID-19 alternatif yang dapat dengan mudah digunakan dalam pengaturan, di mana akses ke pengujian laboratorium standar terbatas atau di mana waktu penyelesaian hasil yang sangat cepat diperlukan

Studi tersebut mengungkapkan bahwa tes baru ini hanya menggunakan satu tabung dan hanya melibatkan satu langkah, menjadikannya lebih efisien dan berbiaya lebih rendah daripada banyak tes SARS-CoV-2 saat ini.

Metode N1-STOP-LAMP ditemukan 100 persen akurat dan dengan benar mengidentifikasi 87 persen tes sebagai positif, ketika digunakan untuk menilai 157 sampel yang dikonfirmasi-positif. Hasilnya cepat, dengan rata-rata waktu mendapat hasil positif selama 14 menit untuk 93 sampel klinis tersebut. Tes ini hanya membutuhkan mesin seukuran kotak sepatu kecil, serta reagen, tetapi semuanya portabel.