Partai besutan Megawati ini harus berhadapan dengan koalisi 8 partai.

Pilkada Kota Surabaya bakal menjadi pertarungan bergengsi bagi PDIP. Pasalnya, partai besutan Megawati ini harus berhadapan dengan koalisi 8 partai.

Meski 'dikeroyok' Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memerintahkan kader-jadernya di Kota Surabaya untuk melawan memenangkan Pilkada. Bagaimana caranya? Yaitu dengan cara mengambil hati warga kota Pahlawan.

Menurutnya, perlu membangun komitmen agar seluruh tahapan-tahapan strategis dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya untuk menggalang suara rakyat.

“Kita harus memenangkan hati rakyat Surabaya, membangun komitmen agar seluruh tahapan-tahapan strategis dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya untuk melakukan penggalangan suara rakyat,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/9).

Hasto mengisahkan, Bung Karno menunjukkan jati diri kepemimpinannya di kota Surabaya bersama Haji Oemar Said Cokroaminoto yang sangat terkenal sebagai tokoh Islam. Menurutnya, Bung Karno juga belajar tentang peradaban dunia meskipun di ruang yang sempit.

Memetik pelajaran itu, lanjut Hasto, sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sokarnoputri untuk mengajak seluruh kader partai baik di tingkat anak ranting sampai seluruh petugas partai untuk mengilhami semangat ini. Meskipun, PDIP dikepung.

“Mari kita tunjukkan bahwa kita tidak pernah menyerah saudara-saudara sekalian dan kita berjuang dengan keyakinan bagaikan Bung Karno dalam ruang-ruang yang sempit, mampu melahirkan pemikiran dan tindakan besar,” tegas Hasto.

Oleh karena itu, Hasto berharap, pasangan calon Wali Kota Surabaya Eri dan Armuji bisa mencerminkan kepemimpinan yang mengakar pada sejarah bangsa. Menurutnya, kombinasi Eri dan Armuji diharapkan menjadikan Surabaya lebih baik.

“Semoga Kota Surabaya bisa tiga dekade di bawah kepemimpinan PDIP,” pungkasnya.

Koalisi Gajah

Lawan yang dihadapi PDIP adalah pasangan calon Machfud Arifin dan Mujiaman yang telah lebih dahulu diusung oleh koalisi delapan parpol di Surabaya yakni PKB, Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, NasDem, PAN, dan PPP.

Machfud Arifin merupakan mantan Kapolda Jatim sekaligus mantan Ketua Tim Sukses Jokowi Ma'ruf Amin di Pilres 2019. Sedangkan Mujiaman merupakan anak buah Tri Rismaharini yang saat itu menjabat sebagai Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya.