Mereka yang akan jadi jurkam Gibran-Teguh antara lain Sandiaga Uno, Edo Kondologit, Nico Siahaan, dan Krisdayanti. Kedekatan antara Ketua Umum Gerindra Praowo Subianto dan Jokowi konon jadi alasan Sandiaga Uno terjun jadi jurkan Gibran

Sejak diumumkan dirinya masuk ke dalam deretan Juru Kampanye Calon Walikota Medan, Bobby Nasution, pengusaha yang juga mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno belum pernah memberikan statemen apa pun, meski hampir seluruh pendukungnya mengungkapkan perasaan kecewa.

Kekecewaan para pendukungnya tersebut disebabkan karena pria dengan julukan 'Papa Online' kini berdiri bersama pemerintah yang 'nota bene' pernah menjadi rivalnya pada Pilpres 2019 lalu. Ungkapan rasa tak senang para pendukungnya tersebut terlihat di setiap postingan kegiatan harian Sandiaga Uno di media sosial, entah itu di FB atau Instagram. 

Meski belum buka suara, keberadaannya sebagai jurkam menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution dan putera pertama Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota Solo, terus disuarakan partai politik (parpol) pendukung Bobby dan Gibran.

Kali ini informasi bahwa Sandiaga Uno akan menjadi jurkam Gibran di Solo dilontarkan Ketua DPC Partai Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno dan anggota Tim Pemenangan Gibran-Teguh, Her Suprabu, Rabu (30/09/2020)

Mereka yang akan jadi jurkam Gibran-Teguh antara lain Sandiaga Uno, Edo Kondologit, Nico Siahaan, dan Krisdayanti. Kedekatan antara Ketua Umum Gerindra Praowo Subianto dan Jokowi konon jadi alasan Sandiaga Uno terjun jadi jurkan Gibran.

“Untuk beliau (Sandiaga Uno) mau jadi jurkam itu kemungkinan besar iya. Alasannya, karena, nuwun sewu Pak Ketum Partai Gerindra (Prabowo Subianto) dengan Pak Jokowi dekat," ujar Ardianto.

"Jadi untuk bicara hal itu sudah pada level tingkat tinggi sana. Biasanya beliau langsung turun. Tapi memang sejauh ini belum ada koordinasi dengan DPC Parta Gerindra Solo,” katanya lagi.

Ardianto menyakini bila memang Sandiaga Uno akan menjadi jurkam dari Gibran dan Teguh yang bersangkutan pasti datang ke Solo. Namun untuk konsep kampanyenya kemungkinan secara online atau daring untuk menghindari penyebaran Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19.

“Kemungkinan Pak Sandiaga datang ke Solo walau setelah itu kampanyenya daring,” katanya.

Terpisah, Her Suprabu menyatakan sedang menyiapkan webinar dengan melibatkan sejumlah tokoh dan artis nasional. Sejauh ini nama-nama yang sudah mengonfirmasi siap bergabung yaitu Edo Kondologit dan Nico Siahaan.

Namun hingga saat ini Her Suprabu masih terus berkomunikasi dengan Jakarta agar tokoh lainnya ikut. “Rencana kami ada hiburan jeda. Yang sudah oke Edo Kondologit dan Nico Siahaan. Ini kami masih berkomunikasi dengan beberapa kader pusat yang artis termasuk Krisdayanti agar bisa bergabung. Tapi kami masih menunggu,” katanya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, beberapa petinggi dan pengurus DPP PDIP akan menjadi jurkam cawali-cawawali Solo, Gibran dan Teguh. Mereka yakni Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, Hasto Kristiyanto, Bambang Wuryanto, dan Maruarar Sirait.

Namun belum ada penjelasan mengenai konsep kampanye untuk para petinggi parpol berlambang kepala banteng moncong putih itu. Ada juga jurkam dari anggota FPDIP DPR dari Dapil V Jateng.

Mereka antara lain Aria Bima, Rahmad Handoyo dan Muchamad Nabil Haroen. Tak ketinggalan seluruh anggota FPDIP DPRD Jateng dari Dapil VII Jateng akan hadir seperti Stephanus Sukirno, Kadarwati, Sumarsono, Hartanto, serta Sumarji.

“Beliau bisa hadir atau tidak tergantung kepada kelonggaran jadwal dan prioritasnya,” kata Ketua Tim Pemenangan Gibran-Teguh, Putut Gunawan, saat berbincang dengan awak media, belum lama ini.

Selain jurkam dari internal PDIP, menurut Putut, sudah ada komitmen dari para pimpinan partai politik pendukung untuk aktif dalam kegiatan kampanye Gibran dan Teguh di Solo. Namun detail nama tokoh parpol itu Putut belum tahu.

“Baru saja saya koordinasi dengan kawan-kawan pimpinan parpol, rata-rata pengurus pusat masing-masing parpol minta hadir kalau ada acara. Tapi secara teknis dan detail nama-nama tokoh ada pada beliau-beliau,” katanya.

Putut berharap banyak tokoh nasional lintas parpol pendukung Gibran-Teguh yang kelak bisa terjun langsung dalam pemenangan pasangan itu. Dengan demikian Pilkada Solo menjadi contoh dinamika menarik kebersamaan parpol yang ada.