Pilkada Kabupaten Labuhanbatu Utara diikuti oleh 270.164 DPT yang tergelar di 816 TPS dan tersebar di 8 Kecamatan

Kabupaten Labuhanbatu Utara  memiliki wilayah seluas 354.580 Ha dengan batas-batas sebagai berikut : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Asahan dan Selat Malaka. Sebelah Selatan dengan Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Padang Lawas Utara, Sebelah Barat dengan Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba Samosir, serta sebelah Timur dengan Kabupaten Labuhanbatu.

Penduduk Kabupaten Labuhanbatu Utara umumnya adalah  Suku Batak Toba dan sebagian Batak Angkola, Suku Melayu kemudian Suku Jawa, dll. Agama mayoritas yang dianut adalah Islam sebesar 82.24% dari jumlah total penduduk. Jumlah total penduduk menurut BPS  351.097jiwa dengan kepadatan 98,32 jiwa/km2. Persentase pemeluk agama sebagai berikut Islam (82.24%) Kristen Protestan, (15.95%) Katolik (1.23%), Buddha (0.55%), Konghuchu 0.01% jiwa dan Hindu (0.01%).

Jika ditinjau berdasarkan mata pencaharian, penduduk dengan mata pencaharian ataupun yang bekerja di bidang lapangan usaha pertanian, kehutanan, pekebunan dan perikanan yaitu 239.428 jiwa. Kemudian disusul dengan lapangan usaha perdagangan besar, eceran, rumah makan dan hotel yaitu 60.745 jwa. Hal ini menunjukkan kesesuaian karakteristik wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara yang sebagian besar wilayahnya merupakan perkebunan.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Labuhanbatu Utara Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) sebesar 8.094.361,06 (juta) Rupiah. Sektor pertanian merupakan kontributor utama dengan peranan mencapai 35,64 %. Selanjutnya diikuti dengan sektor industri pengolahan sebesar 33,81 % serta sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 17,07 %. Sementara sektor-sektor lainnya hanya memberikan total kontribusi sebesar 13,48 %terhadap perekonomian di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Untuk melihat produktivitas ekonomi (dengan mengabaikan inflasi) maka digunakan PDRB Atas Dasar Konstan (ADHK). Berdasarkan Harga Konstan tahun 2000, PDRB Kabupaten Labuhanbatu Utara  sebesar 3.359.752,30 (juta) Rupiah. 

Atas Dasar Harga Konstan tahun, sektor bangunan mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu sebsesar 8,02%. Kemudian diikuti dengan sektor pertambangan dan galian sebesar 6,92%; sektor keuangan, persewaan dan jasa-jasa perusahaan sebesar 7,99%; sektor pertanian sebesar 6.01%; sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 6,28%; sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 5,73%; sektor jasa-jasa sebesar 6,37%; sektor industri pengolahan sebesar 6,18%; serta sektor listrik, gas dan air bersih sebesar 5,65%. Secara keseluruhan, perekonomian di Kabupaten Labuhanbatu Utara pada tahun 2011 naik sebesar 6,21%. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, membuka peluang investasi bagi investor untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan industri pariwisata. 

Di Kabupaten Labuhanbatu Utara terdapat 11.887 keluarga pra- sejahtera, dimana yang terbanyak terdapat di Kecamatan Kualuh Hulu yaitu sebanyak 3.255 keluarga, sedangkan yang paling sedikit terdapat di Kecamatan Na. IX-X yaitu sebesar 840 rumah tangga. Sementara itu terdapat keluarga sejahtera I, sebanyak 15.300 keluarga, keluarga sejahtera II sebanyak 29.437 keluarga, keluarga sejahtera III sebanyak 19.418 keluarga, dan keluarga sejahtera III plus sebanyak 7.019 keluarga. Berdasarkan pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS), di Kabupaten Labuhanbatu Utara terdapat 26.481 rumah tangga sasaran. Rumah Tangga sasaran terbanyak terdapat di Kecamatan Kualuh Selatan yaitu sebanyak 6.025 rumah tangga, sedangkan yang paling sedikit terdapat di Kecamatan Aek Kuo yaitu sebanyak 2.010 rumah tangga.