Pulau Bintan di Kepulauan Riau siap menyambut kembali wisatawan. Mereka menerapkan protokol kesehatan ketat

Pulau Bintan di Kepulauan Riau siap menyambut kembali wisatawan. Mereka menerapkan protokol kesehatan ketat untuk cegah penyebaran Corona. Kepulauan Riau masuk kategori zona hijau. Pemerintah daerah setempat pun akan membuka kembali destinasi wisata.

Pulau Bintan, yang merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau, memiliki segudang destinasi wisata, resort mewah dan pantai yang eksotis.

Pulau Bintan menawarkan liburan dengan nuansa tropical island yang tak kalah dengan Lombok, Bali dan Labuan Bajo, NTT.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyerahkan sertifikat pertama Indonesia Care (IDoCare).

Hal itu menandakan sebagai bentuk kesiapan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau dalam melaksanakan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE ) dengan baik.

Menparekraf Wishnutama menjelaskan Kepri khususnya Bintan memiliki potensi pariwisata yang besar, dan juga menjadi salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

"Alasan utama Kemenparekraf memilih pulau Bintan menjadi tempat pertama penyerahan sertifikat CHSE ini adalah karena Bintan merupakan one of the lowest hanging fruit dan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan pariwisata ke depan," kata Wishnutama, saat kegiatan 'Kampanye Indonesia Care' di kawasan Lagoi, Bintan, Kepri, beberapa waktu lalu.

Sementara Pjs. Bupati Bintan, Buralimar optimis dengan kesiapan Kawasan Wisata Lagoi. Pemerintah Daerah, kata Buralimar, siap mendukung penuh dari berbagai aspek yang menjadi kewenangan daerah.

"Bisa dikatakan sudah sangat siap. Tenaga ahli medisnya, perlengkapan medisnya, petugas dan karyawan dengan atribut kesehatannya," katanya.

"Belum lagi scanner suhu tubuh yang canggih telah disiapkan. Semua indikator kesiapan sudah ready," tambah dia.

Buralimar juga menambahkan, bahwa Pihak Kawasan Wisata Lagoi juga akan mengedepankan sosial distancing yang menjadi anjuran Pemerintah.

"Dalam teknisnya, kapal yang membawa penumpang dari Singapura ke Lagoi dan sebaliknya dengan kapasitas 300 orang akan dikurangi setengahnya (50 %) dalam setiap penyeberangannya," ucapnya.

Pulau Bintan yang secara administratif,  masuk salah satu daerah Provinsi Riau, menawarkan berbagai sensasi liburan yang berbeda. Di pulau yang berdekatan dengan Singapura itu, Anda akan mendapati berbagai macam objek wisata yang eksotis.

Kelebihannya adalah belum banyak wisatawan yang mengunjungi tempat ini, sehingga Anda bisa menikmati keadaan alamnya dengan lebih maksimal.

Nah, berikut merupakan daftar rekomendasi tempat wisata di Pulau Bintan yang bisa Anda pertimbangkan untuk dikunjungi ketika berada di daerah ini.


Lagoi Bay
Wisata Legoi Bay merupakan tempat resort-resort mewah yang ada di Pulau Bintan. Meski namanya belum sepopuler Bali, tetapi Lagoi Bay telah menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara.

Anda bisa menikmati pemandangan Laut China Selatan dan mencoba berbagai aktivitas olahraga air, dari yang ringan hingga ekstrem.


Lagoi Bay (foto: akudanjejaku)


Pantai Trikora
Anda yang ingin menikmati eksotisnya keindahan batu granit, bisa mengunjungi Pantai Trikora di Bintan dengan garis pantai yang cukup panjang.

Disana Anda bisa menemukan pantai yang masih asri, bentangan batu granit serta pondokkan yang tersedia di tepi pantai.

Selain berenang, Anda bisa melakukan kegiatan lain, seperti snorkling, menjelajahi garis pantai, berjemur, hingga berteduh di pondokkan untuk menghindari sinar matahari.


Pantai Trikora (foto: anekawisata)



Crystal Lagoon
Laguna ini merupakan bagian dari penginapan mewah yang dibangun di tepi pantai Bintan, yakni Treasure Bay. Airnya jernih berwarna biru kristal dan berukuran hingga 800 meter panjangnya.

Terdapat berbagai macam wahana air yang bisa Anda coba, juga olahraga air yang seru. Panorama alam yang ditawarkan juga indah. Crystal lagoon menjadi kolam renang terbesar di Asia Tenggara hingga saat ini.


Crystal Lagoon (foto: bintanresort)


Gurun Pasir Busung
Ingin menikmati gurun pasir khas Pulau  Bintan? Anda bisa mengunjungi Gurun Pasir Busung yang indah ini. Gurun ini dulunya bekas penambangan bauksit dan berubah menjadi gurun pasir yang cantik.

Karena belum dikembangkan dengan baik, transportasi menuju tempat ini hanya bisa diakses dengan kendaraan pribadi. Begitu pula dengan wisatawan, masih sedikit yang mengunjungi tempat ini karena baru dibuka.

Gurun Pasir Busung (foto: istimewa)


Danau Biru
Meskipun bukan sebagai objek wisata, danau biru masih sering dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menemukan tempat wisata yang sepi tanpa pengunjung. Pemandangannya indah dengan air kolam berwarna biru muda terang.

Di sekelilingnya Anda akan mendapati gumuk pasir berwarna putih bersih. Danau Biru merupakan bekas tambang galian yang penambangannya masih dilakukan hingga sekarang, tidak jauh dari Danau Biru.


Danau Biru (foto: istimewa)


Hutan Mangrove
Di sekitar Pulau Bintan masih sering dijumpai hutan mangrove yang masih asri. Bahkan merupakan yang terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara. Anda bisa menyusuri hutan bakau ini dengan perahu boat yang disediakan penginapan lokal.

Disana Anda akan menemui banyak hewan dan tumbuhan endemik, sekaligus menikmati pemandangan hutan bakau yang masih alami. Biasanya mengunjungi hutan bakau termasuk dalam paket tur di wisata Pantai Trikora.


Hutan Mangrove (foto: bintantravel)


Pantai Sakera
Pantai favorit yang menjadi objek wisata di Pulau Bintan ini selalu ramai dan penuh di akhir pekan dan hari libur. Tidak hanya wisatawan lokal maupun luar daerah, Anda juga akan kerap mendapati turis asing hilir mudik di pantai ini.

Pantai Sakera. (Foto: bintantourism)

Di sepanjang pinggiran pantai, Anda akan menemukan berbagai penginapan dan pondok. Bila berkunjung di luar waktu liburan atau pada hari kerja, Anda bisa menikmati beberapa fasilitas disana secara percuma.