Polemik Membangun Ibu Kota Negara Nusantara dengan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan ingin menggunakan anggaran pemulihan ekonomi nasional atau PEN, yakni dalam pos program penguatan ekonomi senilai Rp178,3 triliun untuk pembangunan ibu kota negara atau IKN. Rencana itu menuai kritik tajam. 

Dana itu bakal digunakan sebagai tahap awal pembangunan IKN berlangsung pada 2022-2024, salah satunya mencakup pembangunan infrastruktur dasar seperti jalanan, listrik, air, dan jaringan telekomunikasi. Sri Mulyani ingin menggunakan dana dari program PEN untuk melaksanakan pembangunan itu pada 2022.

Rencana itu mendapat penolakan dari Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Demokrat Marwan Cik Asan. Pasalnya, antara pembangunan IKN baru dengan pemulihan ekonomi merupakan kedua hal yang berbeda.