Dana Corona Macet di Kantong Menteri


Presiden Jokowi marah setelah jajaran menterinya kurang serius menggelontorkan dana penanganan wabah corona. Dana yang sudah tersedia ratusan triliun rupiah malah macet di kantong para menteri.


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak mau disalahkan sebagai kasir negara. Sementara menteri lainnya langsung berlomba-lomba mencari perhatian Presiden.


Konon, mereka takut kena reshuffle.

Jejak Bakrie di Brankas Jiwasraya

 

Kasus mega skandal korupsi Asuransi Jiwasraya semakin menjalar. Jaksa Agung memerintahkan penyidik untuk menelusuri adanya dugaan aliran dana hasil korupsi Jiwasraya ke Bakrie Group.

 

Jejak Bakrie di brankas Jiwasraya bermula dari nyanyian terdakwa Benny Tjokrosaputro. Bakrie Group diduga berkontribusi cukup besar pada perkara korupsi Jiwasraya.

 

Betulkah?

Penegak Hukum Jangan Gantung Kasus

 

Lembaga penegak hukum Kembali diminta bersikap tegas dalam menyelesaikan suatu perkara. Ini merupakan pesan penting yang telah dicanangkan Presiden Jokowi sejak awal pemerintahan keduanya.

 

Tak hanya cepat menyelesaikan nasib sebuah perkara, Presiden juga meminta penegak hukum untuk tidak ragu-ragu ‘menggigit’ siapa saja yang mencoba melawan hukum.

 

Kredibilitas Kepolisian, Kejaksaan, maupun KPK kini dipertaruhkan. Lalu siapa yang lebih dulu digigit?
 

Bea Cukai Kapan Gigit Mafia Harley?


Kinerja penyidik Bea Cukai Kementerian Keuangan sedang disorot. Enam bulan berlalu, kasus penyelundupan motor Harley dan sepeda Brompton akhir tahun lalu hingga saat ini masih jalan di tempat.


Gigitan penyidik Bea Cukai kini dinanti. Jangan sampai perintah ‘gigit’ dari Presiden Jokowi hanya sebatas manis di bibir.

Ada OJK di Balik Perampokan Jiwasraya?


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai menjadi biang kerok di balik perampokan dana nasabah Jiwasraya.  Ada dugaan, OJK tak menjalankan fungsinya sebagai pengawas keuangan. Lebih ironis lagi, OJK dituding justru terlibat dalam permainan kotor tersebut.


Kejanggalan itu terendus ketika beberapa saham yang awalnya dibeli dengan harga tinggi oleh Jiwasraya tetapi mendadak jatuh. Jiwasraya sepertinya diarahkan untuk membeli ‘saham gorengan’ yang pada ujungnya menimbulkan kerugian triliunan rupiah.


Mampukah Kejaksaan Agung membongkar kongkalikong perampokan dana nasabah Jiwasraya tersebut?

Garuda Indonesia Terbang Mencari Utang


Maskapai penerbangan Garuda Indonesia (Persero) Tbk terseok-seok. Dalam waktu bersamaan, Garuda harus bermanuver menghadapi dua tantangan beruntun: membayar utang jatuh tempo di tengah pandemi corona.


Kepak sayap Garuda pun terseok, hingga terpaksa melakukan efisiensi di sana-sini. Harapan bangkit kembali muncul  saat pemerintah tampil sebagai penjamin dalam “penerbangan” Garuda mencari utang baru.


Namun persoalan belum usai karena Garuda ternyata belum leluasa mengangkasa. Penyebabnya, tes PCR corona justru lebih mahal ketimbang tiket Garuda. Aduh, apa harus terbang mencari utang lagi?

Kenaikan Tarif BPJS: Dua Kali Naik, Bakal Kalah Dua Kali Gugatan

Iuran BPJS Kesehatan peserta kelas I dan II akan naik mulai 1 Juli 2020. Sementara bagi kelas III peserta mandiri naik per 1 Januari 2021 mendatang. 

Keputusan ini berlaku setelah Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 tahun 2020 tentang Jaminan Kesehatan yang sekaligus menggugurkan Perpres sebelumnya Tahun 2018. 

Pemerintahan Jokowi dua kali digugat terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Penggugat menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan Jilid II ini tidak mempunyai empati di tengah kesulitan warga saat pandemi Corona.

Menurutnya, kenaikan tersebut juga tidak sesuai dengan apa yang dimaknai dalam Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang-Undang BPJS.

Dugaan Kongkalikong di Pelabuhan Marunda


PT Karya Citra Nusantara (KCN) sebagai perusahaan swasta ingin berkolaborasi dengan perusahaan BUMN guna mencapai program-program pemerintah. Pihak swasta bukanlah kompetitor perusahaan pelat merah.


Sayangnya, niat baik KCN malah berbuntut panjang hingga ke pengadilan. Tak hanya dibelit persoalan dengan BUMN, kini ada masalah baru yakni dugaan kongkalikong mempailitkan KCN.


Kabar baiknya, KCN telah mengetahui siasat jelek itu. Sekarang ‘bola panas’ ada di tangan Pengadilan.