Dalam hal kuliner, cukup melihat Ambon dan kita akan menemukan sebagian besar kuliner yang dimiliki Maluku

Sejak ratusan tahun silam, Maluku sudah terkenal hingga seluruh dunia sebagai pusat rempah-rempah. Bahan dasar herbal dari tumbuh-tumbuhan ini dipakai secara luas oleh berbagai produk yang dibuat manusia seperti minyak wangi, formula kecantikan, bahkan bermacam makanan deri seluruh penjuru dunia. Sebut saja cengkeh, pala, dan berbagai rempah-rempah lainnya. Bahkan, menurut catatan sejarah Maluku adalah tujuan utama para pedagang Arab yang menjadikan rempah-rempah sebagai dagangan utama mereka.

Selain rempah-rempah, Maluku juga terkenal akan kekayaan ikan di lautannya dan kesuburan tanahnya. Berbagai jenis ikan seperti tuna dan cakalang sudah menjadi sumber penghasilan bagi para penduduk Maluku yang sebagian besar adalah nelayan. Anugerah posisi strategis kepulauan Maluku, termasuk Ambon di dalamnya menjadikan wilayah ini begitu kaya dan punya banyak potensi sumber makanan. Jalur gunung berapi juga telah menjadikan tanah di Maluku begitu subur sehingga tanaman apapun akan tumbuh subur di tempat ini. Adapun hasil pertanian palawija yang dimaksud antara lain adalah Singkong, Ubi, dan Sagu yang menjadi bahan makanan pokok sebagian besar penduduk Maluku.

Berangkat dari berbagai kekayaan alam yang dimiliki Maluku ini, kita akan sampai pada berbagai jenis makanan khas Ambon yang merupakan ibukota dari Maluku. Ambon adalah replika dari Maluku karena kondisinya sebagai ibukota menjadikan Ambon sebagai pusat kegiatan seluruh warga Maluku. Dalam hal kuliner, cukup melihat Ambon dan kita akan menemukan sebagian besar kuliner yang dimiliki Maluku. Rempah-rempah, ikan laut, serta berbagai tanaman palawija yang tumbuh subur menjadi alasan utama mengapa Ambon memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa.

Salah satu makanan utama Ambon yang begitu terkenal adalah Papeda. Makanan ini berasal dari tepung yang didapat dari batang sagu. Masyarakat Ambon menjadikan makanan yang berbentuk seperti lem ini sebagai makanan pokok layaknya nasi bagi masyarakat Indonesia barat. Biasanya Papeda akan disantap bersama masakan ikan kuah kuning yang dibuat dengan bahan dasar ikan kakap beserta bumbu rempah-rempah di dalamnya. Makanan lain yang tidak kalah populernya adalah ikan Asar yang merupakan ikan cakalang atau tuna asap dengan aroma yang khas. Banyak wisatawan menjadikan ikan Asar sebagai oleh-oleh ketika mereka berkunjung ke Ambon karena daya tahan makanan ini yang cukup lama.

Tidak hanya makanan, dalam hal minuman Ambon memiliki Kopi Rarobang yang berisi rempah-rempah di dalamnya. Hal ini membuat kopi ini sangat berguna untuk memulihkan tubuh kita yang mungkin lelah atau kurang sehat. Selain jahe, kopi ini juga berisi sedikit bubuk cengkeh dan taburan kacang kenari saat penyajiannya. Minuman lain yang begitu terkenal namun memiliki kadar alkohol di dalamnya adalah Sopi. Minuman ini adalah hasil fermentasi gula aren yang melewati proses penyulingan. Sebenarnya Sopi adalah minuman tradisional, namun karena memiliki kadar alkohol yang cukup tinggi dan membahayakan, keberadaan minuman ini dianggap illegal secara hukum.

Berbagai jenis makanan dan minuman yang menarik ini sudah cukup menjadi alasan kecantikan yang dimiliki Ambon dan Indonesia timur pada umumnya. Keunikan dan kekayaan citarasa pada warisan kuliner Nusantara ini cukup menjadi bukti bahwa Indonesia itu sangat kaya. Sekarang tinggal bagaimana Anda dan saya menjaga kekayaan ini agar terus lestari dan dapat diwariskan hingga ke generasi selanjutnya. Kita sudah mengetahui kekayaan yang dimiliki Indonesia, tahap selanjutnya adalah menjaganya agar Indonesia tetap memiliki kekayaannya di mata dunia.