Lonjakan Poundsterling kini berpotensi besar untuk membalik situasi teknikal menuju terbentuknya tren penguatan jangka menengah.

Sentimen kejutan dari  proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (yang sering disebut Brexit)  akhirnya menyajikan kejutan yang menakutkan. Tak lain adalah bahwa secara mengejutkan pihak perwakilan Uni Eropa yang menyatakan rasa optimismenya bahwa Brexit akan berlangsung dengan kesepakatan.

Polla gerak nilai tukar mata uang Inggris, Pounsterling terhadap Dolar AS (yang disimbolkan GBPUSD) akhirnya secara cepat meleast tak tertahankan dan tentu membuat banyak investor ternganga dalam kerugian.  Sementara  akibat dari lonjakan sangat curam GBPUSD tersebut, serangkaian situasi teknikal terkini  terlihat mulai menyajikan risiko besar yang perlu diwaspadai pelaku pasar sebagaimana tersaji dalam grafik harian terkini berikut:

Akibat dari gerak naik sangat tajam dan cepat di dua hari sesi perdagangan terakhir, posisi indikator garis MA-Signal kini berpotensi untuk segera  menembus ke atas batas teknikal psikologisnya.  Dengan melakukan kalkulasi sederhana, bila GBPUSD mampu bergerak di atas kisaran 1,2430 secara konsisten dalam sepanjang sesi perdagangan pekan ini, maka indikator garis MA-Signal akan menembus batas teknikal psikologisnya.

Bila hal tersebut terjadi, maka tren penguatan jangka menengah akan terbentuk, dan investor yang telah terjebak dalam floating loss  akibat open short position, kini harus bersiap menanggung kerugian.    

Level 1,2430 dengan demikian akan menjadi level teknikal yang penting bagi GBPUSD dalam menapak sesi perdagangan pekan ini.