Anak saya tidak akan maju (Pilkada), dia masih punya etika.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy) membantah kabar yang beredar jika putra keduanya, Rheo Fernandez akan maju dalam Pilkada 2020. Menjawab kabar tersebut, Rudy seakan menyindir Gibran Jokowi.

Rudy yang juga Ketua DPC PDIP itu memastikan, meskipun sudah aktif menjadi pengurus partai, Rheo saat ini belum tertarik menduduki jabatan legislatif maupun eksekutif.

Apa alasannya? Rudy menegaskan jika putranya tersebut masih menjunjung etika. Sebab, saat ini orang tuanya masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

"Anak saya tidak akan maju (Pilkada), dia masih punya etika. Dari awal dicalonkan dia enggak mau," ujar Rudy kepada wartawan, Senin (14/10).

Ketua DPC PDIP Kota Solo ini menuturkan, Rheo sudah beberapa kali didorong maju menjadi anggota DPRD Solo. Namun dia menolak dengan alasan ayahnya masih menjadi pejabat partai dan pemerintahan di Solo. Pada tahun 2009, 2014 dan 2019 misalnya, Rheo dicalonkan menjadi dewan, namun ditolak.

"Dia bilang, kalau bapaknya sudah selesai (jadi Ketua DPC dan Wali Kota) baru berpikir lagi," ucapnya seperti dilansir merdeka.com.

Kepada para anaknya, Rudy mengaku selalu menanamkan prinsip agar tidak memanfaatkan jabatan orang tua. Dia mengklaim selalu meminta anaknya agar mandiri untuk mencapai keinginannya.

"Kepada anak-anak, saya selalu mengajarkan, kalau derajat, pangkat itu sampiran, bondo (harta) itu mung titipan, nyawa itu gadhuhan (titipan). Sebagai manusia, kewajiban kita hanya merawat, mulai sekarang harus berjuang," tegasnya.