Bursa saham Korea Selatan bersama dengan bursa saham Jepang dan Australia terlihat telah mengawali sesi hari ini dengan penguatan yang konsisten.

Setelah pada sesi perdagangan saham awal pekan kemarin, Senin (21/10) gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) hanya mampu membukukan kenaikan moderat, sesi perdagangan hari ke3dua pekan ini, Selasa (22/10) diyakini akan mengambil pola berbeda.

Adalah sentimen optimisme yang sedang merambah di bursa saham Wall Street pada sesi perdagangan yang berakhir beberapa jam lalu yang akan menjadi salah satu penyokongnya.  Seperti dilaporkan sebelumnya, bursa Wall Street yang berhasil menutup sesi dengan lonjakan signifikan dengan mengandalkan sentimen dari optimisme pada prospek perekonomian AS.

Investor di Wall Street juga mulai meragukan kesuraman prospek perkonomian AS, dan kini semakin ragu setelah sejumlah rilis kinerja kuartalan sejumlah emiten terkemuka yang mengesankan.  Sikap optimis juga semakin menjadi dengan serangkaian kabar terkini menyangkut hasil perundingan dagang AS-China.

Optimisme  tersebut kini juga telah mulai merambah hingga sesi perdagangan di Asia pagi ini.

Pantauan terkini menunjukkan, indeks ASX 200 (Australia) terpantau menguat 0,05% untuk berada di posisi 6.655,6, dan indeks KOSPI (Korea Selatan) yang melonjak   0,57% untuk berada di 2.076,65.

Pada IHSG yang sesi perdagangannya akan dibukla beberapa menit ke depan, prospek cerah diyakini semakin terbuka mengingat sentimen positif dari pembentukan kabinet Jokowi Jilid II masih akan memberikan sokongan signifikan.

IHSG bahkan sangat mungkin untuk mampu melakukan ‘pesta besar’ kenaikan bila sejumlah tokoh yang memiliki rekam jejak mengesankan masuk dalam jajaran kabinet Jokowi yang akan diumumkan pada Rabu besok.