Selain Mulan, polisi menduga masih ada belasan artis lain yang ikut terseret. Terbaru, penyidik Polda Jatim menemukan indikasi keterlibatan 13 nama artis lain.

Anggota DPR sekaligus artis Mulan Jameela dalam waktu dekat akan segera diperiksa Polda Jawa Timur. Keterangan Mulan sebagai saksi sangat dibutuhkan polisi untuk mendalami kejahatan investasi bodong melalui aplikasi bernama Memiles, dengan omzet Rp750 miliar. Kasus ini sendiri berhasil dibongkar Polda Jatim, belum lama ini.

Polisi kemudian menetapkan 4 tersangka yaitu Kamal Tarachan (47), selaku Direktur PT Kam n Kam; Suhanda (52), sebagai manajer; kemudian Martini Luisa, sebagai motivator; dan Prima Hendika, Kepala Tim IT Memiles. Polisi juga menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp122 miliar, 18 unit mobil, dua sepeda motor, puluhan barang elektronik dan beberapa aset berharga lainnya.

Selain Mulan, polisi menduga masih ada belasan artis lain yang ikut terseret. Terbaru, penyidik Polda Jatim menemukan indikasi keterlibatan 13 nama artis lain. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, 13 nama itu didapatkan usai penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim memeriksa penyanyi Eka Deli selama 11 jam pada Senin (13/1/2020).

"Kami jelaskan, inisial AP, SB, MJ, PM, MA, R, TJ, SS, RG, C, dan satu grup band dengan inisial personel D, L, dan M," kata Truno, Selasa (14/1/2020).

Nama-nama ini merupakan para artis yang dikoordinir atau diperantarai Eka untuk mengisi acara yang diselenggarakan Memiles. "Dalam proses penyidikan berlangsung acuannya keterangan dan BAP pemeriksaan saksi ED," ujarnya.

Truno menambahkan 13 artis tersebut akan dimintai keterangannya dalam waktu dekat. Terutama untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan mereka dalam aplikasi Memiles ini, apakah sebagai pengisi acara, endorse, atau member. "Sejauh ini keterangannya untuk meramaikan tentu kita akan ambil keterangannya sebagai saksi terkait dengan kegiatan yang dihadiri," ujar dia.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyatakan pihaknya juga telah menyelidiki kemungkinan ada artis lain yang juga diduga terlibat dalam kasus ini. "Ada beberapa inisial TM, ID, ZG, UGB dan MJ. Ini akan kami panggil semuanya karena terkait mekanisme operasional perusahaan (Memiles)," kata Luki, Jumat (10/1/2020) lalu.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Shanti Purwono mengatakan Polda Jawa Timur tak perlu meminta izin Presiden Joko Widodo untuk memeriksa Mulan Jameela meski statusnya sebagai anggota DPR. "Kalau hanya sebagai saksi atau pihak yang diminta keterangannya tidak perlu izin presiden," kata Dini, Rabu (15/1/2020).

Dini menjelaskan dalam Pasal 245 ayat (1) Undang-Undang tentang Majelis Pemusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3), tidak menyebut harusa ada izin presiden ketika memanggil anggota DPR sebagai saksi. 

Namun, jika ke depan terjadi peningkatan status menjadi tersangka, pihak kepolisian meminta izin presiden saat memanggil seorang anggota DPR, termasuk Mulan.