Beberapa fasilitas yang ada di Pasar Rumput ini antara lain adalah pasar di lantai satu dan dua dengan total luas 12.433 meter persegi.

Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara resmi menyerahkan pengelolaan sementara Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Minggu (9//2/2020) menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dan melakukan serah terima pengelolaan Rusun Pasar Rumput dari Kementerian PUPR ke Pemprov DKI Jakarta. “Saya harap Pemprov DKI Jakarta juga bisa segera mempercepat proses penghuniannya," ujar Khalawi.

Menurut Khalawi, saat ini proses pembangunan Rusun Pasar Rumput telah selesai dan sejumlah pedagang pun telah menempati kios-kios yang ada. Namun untuk penghunian unit Rusun nantinya akan dikelola Pemprov DKI Jakarta.

Kendati pengelolaannya telah menjadi kewenangan Pemrov DKI Jakarta, pihaknya juga tengah memproses serah terima asetnya. Khalawi berharap Rusun tersebut bermanfaat untuk penyediaan hunian layak bagi masyarakat serta mendukung penataan dan normalisasi Sungai Ciliwung.

"Rusun Pasar Rumput juga ditujukan untuk masyarakat yang terkena dampak relokasi permukiman kumuh di sepanjang daerah aliran sungai Ciliwung yang berada di sepanjang sempadan dan sungai mulai dari Pintu Air Manggarai sampai jembatan MT Haryono Cawang," jelasnya.

Khalawi menambahkan, pihaknya sangat serius membangun Rusun Pasar Rumput ini sebagai upaya untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat di DKI Jakarta. Selain lokasinya yang strategis, lanjutnya, ia juga mengutarakan harapannya agar bangunan ini juga dapat mendorong generasi milenial untuk tinggal di hunian vertikal.

Diketahui, Rusun Pasar Rumput dibangun oleh Satker Pengembangan Perumahan Kementerian PUPR dengan kontraktor pelaksana PT Waskita Karya, Konsultan Perencana PT. Adhika Karsa Pratama, dan Manajemen Konstruksi PT. Ciriajasa Cipta Mandiri. Total anggaran pembangunan tiga tower dengan ketinggian 25 lantai tersebut adalah Rp 961,4 Milyar.

Beberapa fasilitas yang ada di Pasar Rumput ini antara lain adalah pasar di lantai satu dan dua dengan total luas 12.433 meter persegi. Jumlah kios basah dan kering adalah 1.314 unit. Sedangkan di lantai tiga tersedia fasilitas umum dan fasilitas sosial dengan luas 6.302 meter persegi.

Adapun unit hunian tersedia mulai lantai empat hingga 25. Luas bangunan untuk hunian secara keseluruhan adalah 119.325 meter persegi dengan jumlah hunian sebanyak 1.984 unit. Luas per unit adalah 36 meter persegi terdiri dari ruang tamu/keluarga, ruang makan, dua kamar tidur, toilet, kamar mandi dan ruang servis.