Menurutnya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dua sosok yang diandalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Kabinet Indonesia Maju.

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung memuji dua nama menteri di tengah isu reshuffle yang berhembus sejak Jumat (14/02/2020) lalu.

Menurutnya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dua sosok yang diandalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Kota Kediri beruntung hadir dua menteri andalan Presiden Jokowi," kata Pramono, saat meresmikan rusun Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin di Liboyo, Kediri, Jawa Timur, Sabtu kemarin.

Diungkapkan Pramono, baik Basuki Hadimuljono maupun Budi Karya diandalkan Jokowi lantaran sejauh ini dinilai sukses mengemban tugas. Basuki dianggap berhasil menyambungkan Pulau Jawa dengan jalan tol. Sementara kerja Menhub Budi Karya di sektor transportasi dinilai sama ciamiknya dengan Basuki

"Menteri PUPR yang terkenal dengan membuat jalan tol dari ujung ke ujung Jawa, Insyaallah akan selesai pada 2022, nyambung dari ujung Barat ke ujung Timur bersama Menteri Perhubungan. Dua menteri ini yang jadi andalan presiden," ucapnya.

Sebelumnya, Koordinator Tim Sembilan Partai Golkar, Cyrillus Kerong memprediksi, dalam waktu dekat bakal ada perombakan Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia mengatakan, Jokowi akan melakukan reshuffle paling lambat setelah Idul Fitri tahun ini. "Jangan-jangan sebelum puasa atau setelah lebaran reshuffle," kata Kerong Jumat kemarin.

Tak tanggung-tanggung, Cyrillus memprediksi ada sekitar sembilan menteri yang akan digeser Jokowi dari kabinet Indonesia Maju. "Saya kira-kira ada 5-9 Menteri yang di-reshuffle," katanya.

Tak hanya Kerong yang melontarkan isu reshuffle, beberapa waktu lalu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian juga mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan Presiden Jokowi akan merombak kabinet pemerintahannya.

Menurut Donny, bila ada menteri yang tidak bekerja dengan baik, maka menteri tersebut akan didepak dari pemerintahan saat ini.