Kemenhan tercatat paling besar melakukan kontrak belanja di awal tahun ini.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membuat rekor baru. Setelah menyabet menteri paling favorit versi Indo Barometer, Prabowo kembali mengukir prestasi baru yakni sebagai menteri yang paling produktif menghabiskan pagu anggaran. Hingga 10 Februari 2020, Kementerian Pertahanan telah membelanjakan Rp 15,2 triliun atau 11,6% dari pagu anggaran sebesar 131,2 triliun. 

Kemenhan tercatat paling besar melakukan kontrak belanja di awal tahun ini. Hal ini memang cukup masuk akal mengingat Kemenhan merupakan kementerian yang anggarannya paling banyak di antara kementerian dan lembaga (K/L) lainnya.

Mengutip data APBN KiTa milik Kementerian Keuangan, Rabu (19/2/2020), di bawah Kemenhan ada Kementerian PUPR yang menduduki posisi kedua belanja terbesar. Nilainya sebesar 13,4 triliun atau 11,1% terhadap pagu anggaran 120,4 triliun.

Adapun posisi ketiga ditempati Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan belanja Rp 10,5 triliun atau 24,5% dari anggaran Rp 43,1 triliun. Secara persentase, Kemenhub menduduki posisi tertinggi.

Selanjutnya, ada Polri dengan belanja Rp 3,6 triliun atau 3,4% dari anggaran 104,7 triliun. Kementerian Hukum dan HAM sudah belanja Rp 2,1 triliun atau 14,9% dari pagu 13,8 triliun.

Kementerian Keuangan dan Kementerian Agama menduduki posisi keenam dan ketujuh. Sementara Kemenkeu telah merealisasikan belanja Rp 1,3 triliun atau 2,9% dari 43,5 triliun dan Kemenag belanja Rp 1 triliun atau 1,6% dari pagu Rp 65,1 triliun.

Posisi selanjutnya ada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan belanja Rp 400 miliar atau 5,9% dari anggaran Rp 6,4 triliun. Kementerian Kesehatan sudah belanja Rp 400 miliar atau 0,7% dari pagu Rp 57,4 triliun dan Kemendagri Rp 300 miliar atau 9,3% dari Rp 3,4 triliun.

Diketahui, menghabiskan anggaran merupakan sebuah kewajiban bagi setiap kementerian dan lembaga. Anggaran tersebut sejak awal memang sudah direncanakan untuk dihabiskan hingga batas waktu pada akhir tahun.