Selain menggelar sosialisasi, Pemprov DKI juga membuka layanan kontak kesehatan melalui nomor telepon: 0813 8837 6955.

Sejauh ini belum ditemukan adanya penduduk Jakarta yang terjangkit virus corona. Namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tampaknya tak mau kecolongan. Anies kemudian merilis Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Resiko Penularan Infeksi Coronavirus Disease (Covid-19).

Seperti dilihat Bizlaw.id, instruksi Anies tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI terutama kepada Asisten dan Kepala-kepala Dinas. “Memberikan sosialisasi tentan gejala, tanda, dan cara mencegah penularan infeksi Covid-19 kepada karyawan, tamu/penghuni,” demikian salah satu bunyi Ingub tersebut.

“Jika ditemukan karyawan, tamu/penghuni yang mengalami gejala demam disertai batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit, warga diminta jangan panik terlebih dahulu.”

Selain menggelar sosialisasi, Pemprov DKI juga membuka layanan kontak kesehatan melalui nomor telepon: 0813 8837 6955.

Anies juga memerintahkan jajarannya agar tidak mudah mempercayai informasi terkait corona yang beredar di masyarakat. “Tidak mengeluarkan pernyataan di media sosial yang dapat menimbulkan kecemasan masyarakat,” bunyi Ingub yang ditandatangani pada Selasa (25/2/2020) tersebut.