Antara lain, pernah menjabat Direktur Penuntutan, dan sebagai Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan di KPK.

Warih Sardono resmi dilantik Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Staf Ahli Bidang Implementasi Kebijakan Strategis di Kementerian BUMN pada Selasa (3/3/2020). Keputusan ini berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2019 tentang struktur baru Kementerian BUMN. 

Bersama Warih, Erick juga melantik Alex Denni sebagai Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Kementerian BUMN. Dalam pernyataan resminya, Erick menyebut dua pejabat yang mengisi struktur tersebut dilantik setelah diseleksi melalui mekanisme seleksi terbuka yang memiliki sejumlah persyaratan teknis dan kompetensi sebagaimana dipersyaratkan oleh ketentuan Kementerian PAN-RB dan standar kompetensi yang diberlakukan di Kementerian BUMN.

Erick menegaskan pentingnya peran deputi di Kementerian BUMN yang akan membantu dirinya dan dua wakil menteri (wamen) BUMN dalam mendorong kinerja BUMN lebih baik.

Lebih lanjut Erick menegaskan tiga kriteria yang harus dipegang teguh para Pejabat Eselon I Kementerian BUMN dalam menjalankan tugasnya, yakni akhlak, loyalitas terutama kepada negara, dan kerja sama tim.

"Sebagai pejabat publik, akhlak adalah yang pertama karena orang-orang dengan akhlak yang baik berarti memiliki integritas tinggi dan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugasnya," ucap Erick.

Sementara kerja sama tim, lanjut Erick, menjadi salah satu kunci bagi pengelolaan 142 BUMN yang memiliki aset Rp 8.200 triliun tersebut.

Diketahui, Alex Denni memiliki rekam jejak sejumlah posisi strategis di BUMN. Pria kelahiran Lintau, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, 27 Desember 1968, ini pernah menduduki posisi Chief Human Capital Officer di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada 2016 hingga 2018. Jabatan terakhir Alex ialah sebagai Direktur Human Capital dan Transformasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) sejak 2018.

Sementara Warih Sardono sebelumnya sudah cukup populer di kalangan penegak hukum. Karir pria kelahiran Tegal, 1 Maret 1963 ini cukup moncer hingga pernah dipercaya menduduki berbagai posisi penting. Antara lain, pernah menjabat Direktur Penuntutan, dan sebagai Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan di KPK.

Jabatan lainnya adalah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta. Warih sebelumnya menduduki posisi Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI. Dengan masuknya Jaksa Warih, formasi pejabat di Kementerian BUMN kini semakin kokoh.