Alasannya, pasien ODP sangat berbahaya sebab berpotensi besar menularkan virus corona ke jamaah yang lainnya.

Di saat banyak seruan agar tetap menjalankan ibadah ke masjid di tengah mewabahnya virus corona, Wakil Presiden Ma'ruf Amin kembali turun tangan menenangkan umat. Wapres mengimbau agar umat sebaiknya menahan diri dulu untuk berkumpul di masjid. Terutama bagi mereka yang dinyatakan berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) virus vorona.

Menurut Ma’ruf, pasien ODP adalah haram hukumnya menghadiri acara atau kegiatan yang dihadiri banyak jemaah di masjid. Alasannya, pasien ODP sangat berbahaya sebab berpotensi besar menularkan virus corona ke jamaah yang lainnya.

"Kalau orang itu berpotensi seperti ODP itu sebaiknya memang tidak menghadiri acara-acara berjemaah, tarawih. Karena kalau dia itu pasti akan menularkan kepada orang lain. Bukan saja tak boleh menghadiri tempat berjemaah, tetapi dilarang bahkan diharamkan. Sebab membahayakan," kata Ma'ruf dalam keterangan resmi yang dirilis Setwapres, Kamis (19/3/2020).

Ma'ruf kemudian menyebut adanya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan orang sakit dilarang untuk berjemaah di masjid. Ia mencontohkan, umat yang terkena diare dilarang beribadah di masjid karena berpotensi mengotori masjid dan menjadi najis. 

"Karena kalau dia datang ke masjid terus buang-buang air di masjid dan masjidnya jadi najis, kan menyebarkan najis, maka diharamkan. Itu baru kotoran saja yang bisa sebabkan najis," kata dia.

Atas dasar itu Ma'ruf pun berpesan kepada pasien berstatus ODP sebaiknya tak menghadiri keramaian. Salah satunya tak menghindari kegiatan berjemaah saat Ramadan, April 2020 mendatang.

Menurutnya pasien ODP paling berbahaya ketimbang Pasien Dalam Perawatan (PDP) dan pasien positif virus corona. Sebab, ODP belum mengetahui apakah sudah terpapar virus atau belum.

Ma'ruf juga mengimbau masyarakat agar prioritas menjaga diri ketimbang memutuskan mudik ke kampung halamannya saat libur Lebaran. "Menurut saya saat ini menjaga diri itu lebih dianjurkan. Silaturahim itu baik tapi menjaga diri jangan sampai berbuat sesuatu yang merugikan itu lebih baik," kata Ma'ruf.