Penutupan toko diperpanjang bila kondisi tidak kunjung kondusif

Pengelola pusat perbelanjaan pelat merah, PT Sarinah Persero, akan menutup sementara gerai retail atau store-nya mulai Rabu, 25 Maret hingga 5 April 2020. Kebijakan itu dilakukan untuk menekan tingginya tingkat penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jakarta.

"Kami mempertimbangkan beberapa hal, tentunya mempertimbangkan kesehatan para karyawan dan mencegah merebaknya virus corona," ujar Direktur Retail Sarinah Lies Permana Sri kepada Tempo, Selasa, 24 Maret 2020.

Lies mengatakan pihaknya akan memonitor perkembangan situasi setiap hari. Ia memungkinkan periode penutupan toko diperpanjang bila kondisi tidak kunjung kondusif.

Sebelum memutuskan untuk melakukan penutupan sementara, Lies mengatakan pengelola Sarinah telah menyesuaikan waktu buka-tutup toko secara bertahap sejak sepekan terakhir. Pada pekan lalu, Sarinah memberlakukan jam operasi mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB. Sedangkan dalam kondisi normal, toko itu buka sejak pukul 09.00 sampai 21.00 WIB.

Selanjutnya, pada awal pekan ini, Sarinah kembali melakukan penyesuaian. Toko retail di pusat perbelanjaan itu melakukan penyesuaian ulang dengan perpendekan waktu operasional mulai pukul 11.00 hingga 19.00 WIB.

Lies mengatakan dampak virus corona ini akan berpengaruh terhadap target pertumbuhan retail. "Kami harus realistis, dengan kondisi seperti ini, recovery ekonomi tidak akan mudah karena semua kena dampaknya," ucapnya.

Meski demikian, ia optimistis pendapatan dari sisi retail untuk tahun ini tetap tumbuh, Meski, realisasi pertumbuhan kali ini diakui tidak akan semoncer sebelumnya.

Sampai saat ini, Lies juga memastikan belum ada pengurangan atau pemangkasan karyawan.

Direktur Utama PT Sarinah Persero Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa sebelumnya mengatakan pertumbuhan gerai online untuk produk retail perseroanya pada tahun lalu mencapai 300 persen secara year on year. Pertumbuhan itu didukung pergeseran aksi belanja secara digital. Sedangkan pertumbuhan untuk gerai offline pada 2019 mencapai sekitar 20 persen.