Hingga kini tren jual jangka menengah IHSG terlihat masih solid tak tergoyahkan usai lonjakan fantastis lebih dari 10% di sesi perdagangan kemarin, Kamis (26/3).

Usai menjalani libur di sesi pertengahan pekan ini untuk merayakan hari Raya Nyepi, bursa efek Indonesia justru secara mengejutkan mampu membukukan lonjakan ekstrim dan fantastis di sesi perdagangan kemarin, Kamis (27/3).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melompat sangat curam 10,19% untuk menutup sesi di 4.338,9. Sentimen dari paket stimulus pemerintahan Trump di Amerika Serikat menjadi biang dari lonjakan IHSG yang sangat spektakuler itu.

Praktis, pemerintahan Jokowi yang sedang dilanda kesulitan oleh persebaran wabah Coronavirus sedikit terhibur oleh gerak IHSG kali ini. Lonjakan IHSG tentu memantik harapan bahwa situasi kepanikan di pasar saham segera pulih untuk kembali membangkitkan perekonomian yang telah terpukul suram.

Namun sayangnya, pola teknikal terkini IHSG masih menunjukkan betapa solidnya tren jual jangka menengah. Grafik harian terkini berikut memperlihatkan, sentimen stimulus Trump yang fantastis hingga mencapai kisaran $2 triliun masih membutuhkan waktu untuk benarbenar mampu menepis kepanikan di kalangan pelaku pasar:

Tekanan jual terlihat masih berpotensi besar untuk kembali menerpa IHSG hingga beberapa waktu ke depan. Hal ini ditunjukkan oleh tren jual jangka menengah yang masih sangat solid. Solidnya tren jual ini terjadi akibat masih sangat berjaraknya posisi indikator MA-Signal (garis berwarna hitam) terhadap batas teknikal psikologisnya (garis berwarna merah).

Renggangnya jarak antara dua indikator tersebut menandakan ancaman serius yang masih mengintai IHSG. Catatan teknikal menunjukkan, IHSG akan aman bila mampu bergerak secara konsisten di atas kisaran 4.985 dalam 7 hari sesi perdagangan untuk berbalik membentuk tren penguatan jangka menengah.

Namun untuk sekedar mengehntikan tren jual jangka menengah, IHSG masih harus mampu bergerak konsisten di atas kisaran 4.797 dalam 7 hari sesi perdagangan.

Sesi perdagangan hingga sepanjang pekan depan, dengan demikian akan menjadi pertaruhan mujarabnya paket stimulus Trump untuk menyelamatkan pasar dari aksi panik yang telah mendera dalam beberapa pekan sesi perdagangan terakhir.

HappyTrading.