Anies mengaku sejak awal Januari 2020 telah memprediksi bahwa corona merupakan “lawan” yang tangguh.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai tampil vulgar menyerang Presiden Jokowi terkait semakin mewabahnya virus corona. Anies mengaku sejak awal Januari 2020 telah memprediksi bahwa corona merupakan “lawan” yang tangguh. Namun sayangnya, peringatan Anies itu malah dianggap menakuti-nakuti.

“Januari kita sudah monitoring secara senyap agar orang tidak panik. Jakarta itu adalah gerbang bagi Indonesia di dunia internasional. Karena itu kalau Jakarta tidak bersiap, maka habislah Indonesia. Ini tanggung jawab moral saya kepada generasi berikut. Di awal-awal semua bilang Anies nakut-nakutin, sekarang bagaimana tidak khawatir?”

Hal tersebut diungkapkan Anies saat tampil sebagai narasumber dalam acara #Closethedoor bertajuk “Kenapa Cuma Loe yang Berani Ngomong? Jakarta Sudah Gawat Darurat – Anies Baswedan”, yang disiarkan lewat akun Youtube Deddy Corbuzier, Sabtu (28/3/2020).

Anies kemudian memaparkan data perkembangan virus corona di Jakarta, yang meningkat tajam dari minggu ke minggu. “Kalau kita rileks angkanya akan melompat luar biasa,” tambah Anies.

Diketahui, pemerintah pusat sebelumnya dinilai terlalu meremehkan virus corona. Presiden maupun jajaran kabinet Indonesia Maju kompak menyebut virus corona tidak akan masuk ke Indonesia. Namun faktanya, kini Indonesia telah menjadi salah satu negara yang paling menderita akibat corona.