Erick dinilai tidak punya banyak kepentingan politik sehingga keputusannya lebih berdasarkan profesionalisme.

Menteri BUMN Erick Thohir dianggap paling berani mengeluarkan kebijakan. Apa alasannya?

Pengamat Politik Undip Teguh Yuwono menilai kinerja menteri Jokowi yang diapresiasi publik adalah menteri yang punya gebrakan dan berani mengambil keputusan. Teguh menilai sosok Erick Thohir sebagai salah satu menteri yang berani.

Salah satu alasannya, Erick dinilai tidak punya banyak kepentingan politik sehingga keputusannya lebih berdasarkan profesionalisme. Selain Erick, dua nama lainnya yaitu Nadiem dan Sri Mulyani dianggap memuaskan publik.

Teguh menambahkan, menteri-menteri yang diapresiasi publik umumnya adalah sosok yang punya visi dan terobosan di sektor yang dipimpinnya.

"Saat ini, publik selalu menunggu menteri-menteri yang berani mengambil keputusan. Menteri-menteri yang berani mengambil risiko kebijakan yang tentu berorientasi kepada upaya menjaga kredibilitas, menjaga kekayaan negara, menjaga keamanan negara," kata Teguh dalam keterangan tertulis, Senin (30/3/2020).

Nama Erick, lanjutnya, terus mencuat di tengah publik, menandakan masyarakat memang butuh figur yang tidak terkait banyak kepentingan. Menurutnya, publik mengapresiasi menteri yang tegas dan berpihak pada masyarakat.

"Kemunculan Erick Thohir bisa dilihat bahwa publik mengapresiasi orang-orang yang tak lagi berorientasi pada kekayaan pribadi atau kepentingan pribadi," kata dia.

Menurut Teguh, Erick berlatar belakang pengusaha sehingga dia akan bekerja profesional. Ia berharap Erick bisa membuat gebrakan kebijakan baru.

"Erick Thohir kan secara kekayaan termasuk menteri yang sudah sangat mumpuni, dia tak butuh apa-apa lagi. Dia hanya butuh aktualisasi diri. Butuh menyelamatkan bangsa dan mensejahterakan bangsa. Jadi saya kira karena background ekonominya begitu kuat, saya kira menjadi leluasa dan menjadi mudah bagi beliau untuk melakukan gebrakan-gebrakan," jelas Teguh.

Sebelumnya lembaga survei Charta Politika mengeluarkan hasil yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat pada pemerintah. Hasilnya menunjukkan tingkat kepuasan pada pemerintah berada di kisaran 70,7 persen.

Terkait kinerja menteri, nama Erick Thohir bersama Prabowo Subianto menjadi menteri kabinet yang dinilai publik memiliki kinerja terbaik. Di luar dua nama itu ada Mahfud MD, Nadiem Makarim, dan Sri Mulyani.

Daftar 10 Menteri dengan Tingkat Kepuasan Publik Tertinggi versi Charta Politika yaitu Prabowo Subianto 16,8%, Erick Thohir 14,3%, Mahfud MD 9,6%, Nadiem Makarim 7,1%, Sri Mulyani 5,3%, Retno Lestari Marsudi 2,3%, Tito Karnavian 1,6%, Syahrul Yasin Limpo 1,4%, Basuki Hadimuljono 1,3%, dan Luhut Binsar Panjaitan 0,9%.