Jokowi kian terdesak ketika Ibunda tercinta menghadap Yang Kuasa di tengah sulitnya situasi.

Ibarat sebuah pertandingan sepakbola, Presiden Jokowi akhirnya mencetak gol di ujung laga. Saat waktu tinggal sedikit lagi. Ketika pendukung sudah pasrah bercampur kecewa. Tetapi siapa menduga gol indah Jokowi di masa “injury time”, pada akhirnya mengubah angka di papan skor. Jokowi bangkit dan menyamakan kedudukan di detik-detik akhir pertandingan.

Denny Siregar, salah satu “die harder” Jokowi bahkan memilih istilah 'lelaki tangguh di tengah badai'. Denny dalam tulisannya mengaku salut terhadap sikap tangguh Jokowi saat semua pihak mendesaknya untuk me-lockdown Indonesia seperti sudah banyak diterapkan di sejumlah negara. Tetapi faktanya, Jokowi tak semudah itu ditekan meski dihimpit kiri-kanan.

“Ini situasi yang kesekian kali Jokowi dihimpit oleh kekuatan besar. Dulu ada gerakan massa, yang kalau tidak dicarikan jalan keluar, negeri ini akan meledak. Tapi Jokowi berhasil melaluinya dengan cerdas. Bukan virus yang dikhawatirkan Jokowi, tetapi rakyat kecil. Bagaimana mereka makan nanti?”tulis Denny.

Jokowi kian terdesak ketika Ibunda tercinta menghadap Yang Kuasa di tengah sulitnya situasi. Tetapi sekali lagi, Jokowi menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin, yang menolak membawa urusan pribadi ke urusan negara.

Di pengujung laga, Jokowi kemudian mencetak gol penentu dengan menerbitkan “Perppu Lawan Corona”. Perppu itu menjadi senjata Jokowi melawan corona yang selain menyiapkan dana besar untuk pengadaan alat-alat kesehatan juga berisikan paket ekonomi ratusan triliun rupiah untuk rakyat.

Jokowi pun bangkit melawan corona setelah dalam beberapa pekan terpojok di situasi yang serba salah. Lagi, Jokowi tampil sebagai pemenang di ujung laga. 

“Lagi-lagi Jokowi memainkan caturnya dengan cantik sekali. Dia mampu berkelit dari tekanan dan keluar sebagai pemenang. Ketenangannya dalam menghadapi badai, sungguh luar biasa,” puji Denny.