Ngabalin sebelumnya merupakan anggota Komisaris di PT Angkasa Pura I. 

Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran komisaris PT Pelindo III (Persero). Dalam perombakan terebut, ditunjuk Laksamana TNI (Purn) Prof Dr Marsetio sebagai Komisaris Utama. Dia menggantikan Ahmad Bambang.

Marsetio Adalah mantan Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia tahun 2012 hingga 2015. Komisaris Utama BUMN Pelabuhan ini merupakan lulusan terbaik AAL tahun 1981 yang juga jebolan S3 Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Saat ini, dia masih aktif menjabat sebagai penasihat khusus Menko Maritim dan Investasi Bidang Hankam Maritim serta Guru besar ilmu pertahanan maritim di Universitas Pertahanan Indonesia. 

Menariknya, pada kesempatan yang sama, dari empat komisaris baru lainnya yaitu Heru Sukanto, Otto Ardianto, Ridwan Djamaluddin, terdapat nama Ali Mochtar Ngabalin, sosok yang dikenal cukup keras dalam membela pemerintahan Jokowi.

Diketahui, saat ini Ali Ngabalin merupakan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP). Ngabalin sebelumnya merupakan anggota Komisaris di PT Angkasa Pura I. Ibarat kata, Ali Ngabalin 'nggak ada matinya' alias dipercaya terus memegang sebuah jabatan.

Sebelum bergabung di kabinet Jokowi, Ali Ngabalin sebelumnya diketahui merupakan salah satu tokoh yang sangat sering mengkritisi Jokowi. Namun seiring bergabungnya di kabinet, Ali Ngabalin kemudian berbalik arah dengan membela habis-habisan kebijakan pemerintah.