Kiprah Staf Khusus Presiden Joko Widodo terus mendapat sorotan.

Kiprah Staf Khusus Presiden Joko Widodo terus mendapat sorotan. Kini, Gracia Billy Mambrasar menjadi sorotan karena bio LinkedIn-nya. Dalam bio awal, Billy menjelaskan posisinya sebagai staf khusus Jokowi yang setingkat dengan menteri dan dapat melapor langsung ke Presiden Jokowi.

Billy terkesan narsis. Narsis sebenarnya berasal dari kata “Narsisisme” (dari bahasa Inggris) atau “Narsisme” (dari bahasa Belanda), adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Orang yang mengalami gejala ini disebut narsisis

Berikut penjelasan bio awal LinkedIn Billy:

Bio awal stafsus Jokowi Billy Mambrasar. Foto: Dok. Istimewa.

Namun, pada Rabu (15/4) pukul 21.40 WIB, bio tersebut sudah diubah oleh Billy. Dalam bio barunya, ia tak lagi menyertakan kalimat setara dengan menteri.

Dalam bio barunya, Billy menjelaskan bahwa ia adalah stafsus Presiden Jokowi yang tiap hari berkoordinasi dan memberi masukan ke presiden terkait penyusunan kebijakan serta strategi pemerintah.

Berikut bio Billy setelah diubah:


Bio terkini stafsus Presiden Jokowi, Billy Mambrasar. Foto: Dok. Istimewa.

Seperti diberitakan kumparan.com, Billy menjelaskan bahwa maksud bio-nya tersebut sama sekali bukan menyamakan diri dengan menteri. Ia menjelaskan, maksudnya adalah seperti menteri, stafsus bisa koordinasi langsung ke Presiden.

"Bahwa maksud saya adalah arti dari kalimat bahasa Inggris tersebut, dalam koordinasi dan pekerjaan harian, sesuai dengan Perpres No. 39 Tahun 2018 pasal 19 ayat 3: dalam penugasan sesuai bidang, masing-masing staf khusus bertanggung jawab kepada Presiden," ujar Billy, Rabu (15/4).

"Bidang-bidang penugasan tersebut, seperti menteri, staf khusus memberikan masukan langsung kepada Presiden seperti yang diminta oleh Presiden dan Bukan selevel dalam hal proses administratif. Seperti Perpres tersebut, jelas secara administratif, staf khusus melapor kepada Sekretaris Kabinet," lanjut Billy.

Sebelumnya, Stafsus Jokowi, Andi Taufan Garuda Putra, menuai kritik setelah mengirimkan surat berkop Sekretariat Kabinet kepada para camat agar mendukung relawan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menangani penyebaran Covid-19. Sedangkan Taufan adalah pendiri dan CEO perusahaan itu.