GM Tanjung Priok merupakan jabatan yang sangat strategis sehingga pengisiannya harus disegerakan

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC menunjuk Guna Mulyana sebagai General Manager Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, menggantikan Suparjo (almarhum).

Direktur Utama IPC Arif Suhartono melakukan pengalihan tugas jabatan General Manager Cabang Pelabuhan Tanjung Priok tersebut secara virtual. Pengalihan tugas jabatan disaksikan oleh jajaran direksi IPC secara langsung dan secara virtual oleh pengguna jasa cabang Pelabuhan Tanjung Priok.

"GM Tanjung Priok merupakan jabatan yang sangat strategis sehingga pengisiannya harus disegerakan. Saya berharap, general manager yang baru dapat menjaga dan mengembangkan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan utama dan terbesar, serta meneruskan koordinasi yang baik dengan pengguna jasa,” kata Arif.

Dia menambahkan pengalihan tugas jabatan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) No. KP.10.02/5/6/1/MTA/UT/PI.II-20 tentang Alih Tugas/Jabatan Bagi Pekerja di Lingkungan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dan berlaku mulai 5 Juni 2020.

Pihaknya menjelaskan sebelum menjabat sebagai General Manager Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Guna Mulyana pernah menjabat sebagai Direktur Komersial PT New Priok Container Terminal One (NPCT1) dan SVP Pengembangan Bisnis PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

Sebelumnya, Suparjo dikabarkan meninggal pada Rabu (3/6/2020) di RS Port Medical Center (PMC) Tanjung Priok Jakarta Utara. Perseroan memastikan almarhum meninggal bukan dikarenakan virus Covid-19 seiring dengan empat kali hasil tes yang menyatakan non reaktif.

Saat ini, IPC memiliki 12 cabang pelabuhan yang tersebar di wilayah bagian barat Indonesia, yakni Pelabuhan Tanjung Priok, Sunda Kelapa, Palembang, Pontianak, Teluk Bayur, Banten, Bengkulu, Panjang, Cirebon, Jambi, Pangkal Balam dan Tanjung Pandan.