Mayor Jenderal Bambang Dwi Hasto kini menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

Mutasi jabatan kembali terjadi di tubuh TNI. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kali ini melakukan rotasi terhadap 49 perwira tinggi (pati) yang terdiri dari 40 pati TNI Angkatan Darat, 5 Pati TNI Angkatan Laut, dan 4 Pati TNI Angkatan Udara.

Jabatan strategis yang mengalami pergantian adalah Panglima Kodam (Pangdam) Bukit Barisan, Pangdam Diponegoro, dan Pangdam Udayana. Kepala RSPAD juga memiliki pimpinan baru usai ditinggalkan Terawan Agus Putranto yang ditunjuk sebagai Menteri Kesehatan.

Mayjen Mohamad Sabrar Fadhilah yang menjabat Pangdam Bukit Barisan dimutasi menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Intekmil dan Siber. Posisi Pangdam Bukit Barisan akan diisi Mayjen TNI Irwansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Sahli Bid. Hankam BIN.

Selanjutnya, Mayjen TNI Mochamad Effendi yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam Diponegoro dimutasi menjadi Inspektur Jenderal TNI AD (Irjenad). Posisi yang ditinggalkan Effendi sebagai Pangdam Diponegoro akan dijabat Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari. Bakti sebelumnya menjabat sebagai Aster Kasad.

Lalu, terdapat nama Mayjen Benny Susianto yang menjabat sebagai Pangdam Udayana dimutasi menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Wassus dan LH. Jabatan yang ditinggalkan Benny sebagai Pangdam Udayana akan digantikan Mayjen Kurnia Dewantara yang sebelumnya menjabat sebagai Danseskoad.

Mayor Jenderal Bambang Dwi Hasto kini menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Bambang sebelumnya adalah Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI. Lalu, Mayor Jenderal Tugas Ratmono menjabat sebagai Kapuskes TNI setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad).

Mayjen TNI Rochadi yang kini menjabat sebagai Komandan Koopssus TNI dimutasi menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun. Pengganti Rochadi sebagai Dankoopsus TNI belum ditentukan oleh Panglima TNI.

Sementara Pati TNI AU yang dimutasi yaitu Marsekal TNI Yuyu Sutisna dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU dalam rangka pensiun.

Lalu terdapat nama Marsda TNI Irawan Nurhadi yang menjabat Deputi Bid. Sarana dan Prasarana, dan Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan BNPP menjadi Aspotdirga Kasau. 

Nama Marsda TNI Suparmono dari Aspotdirga Kasau menjadi Deputi Bid. Sarana dan Prasarana, dan Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan BNPP.

Sementara, pejabat TNI AL yang dimutasi terdapat nama Laksma TNI Gregorius Agung dari Karo Persidangan, Sistem Informasi dan Pengawasan Internal Setjen Wantannas menjadi Sahli Bid. Hankam Setjen Wantannas.

Kemudian Mayjen TNI (Mar) Yuniar Ludfi dari Aspotmar Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL dalam rangka pensiun. Kolonel Laut Eri Khasman, dari Analis Kebijakan Bid. Politik Keamanan Nasional pada Deputi Bid. Pengkajian dan Penginderaan menjadi Bandep Ur. Renkon pada Deputi Bid. Politik dan Strategi Setjen Wantannas

Mutasi dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/503/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

"Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis," ujar Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman, melalui keterangan resmi, Sabtu (20/6/2020).