Diawali dari keresahan pekerja media terhadap kondisi bisnis media yang terdampak dari hantaman pandemi COVID-19

Masa depan bisnis media menjadi topik utama pembahasan dalam kegiatan yang bertajuk Diskusi Forum Pemimpin Redaksi yang dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah, di Neo Hotel Palangka Raya.

Acara tersebut di buka Inspektur Inspektorat Provinsi Kalteng Sapto Nugroho mewakili Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran.

Berjalannya acara diisi oleh sejumlah narasumber , diantara Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia Embang serta Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Yudo Herlambang.

Ketua PWI Kalteng, H M Haris Sadikin dalam laporannya mengatakan, kegiatan diskusi forum pempred tersebut, diawali dari keresahan pekerja media terhadap kondisi bisnis media yang terdampak dari hantaman pandemi COVID-19.

“Terkait dengan dampak pandemi ini, banyak pekerja media yang datang ke PWI Kalteng mengeluh tentang susahnya bisnis media saat ini,”ungkapnya.

Dengan adanya forum diskusi pemred kata dia, maka diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi agar bisnis media dapat lebih berkembang. “Minimal kembali seperti keadaan sebelum adanya pandemi COVID-19,”harapnya.

Adapun Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, dalam sambutan yang dibacakan Inspektur Inspektorat Provinsi Kalteng Sapto Nugroho, menyampaikan apresiasi kepada PWI Kalteng yang menggelar acara tersebut yang bertujuan untuk mempertahankan eksistensi media massa.

Disadari jelas dia, dimasa pandemi ini pemerintah daerah terpaksa harus melakukan rasionalisasi dan refocusing anggaran demi kesehatan dan ekonomi masyarakat.

Disisi lain, Pemprov Kalteng tentu prihatin dengan situasi saat ini, namun terlepas dari itu pemprov berupaya mengambil kebijakan untuk meningkatkan nilai kerja sama dengan sejumlah media massa lokal di Kalteng.

“Media diharapkan tetap menjalankan tanggung jawab sosial dalam setiap pemberitaannya. Selain itu, terus jalankan program kompetensi bagi wartawan. Sedangkan pemprov akan berupaya membantu secara proporsional dan transparan,”tutupnya.