Dari tujuh unicorn Asia Tenggara, empat diantaranya berasal dari Indonesia yakni: Tokopedia, Go-Jek, Bukalapak, dan Traveloka

Presiden Joko Widodo diketahui terus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dalam sejumlah kesempatan presiden mengatakan ekonomi digital adalah masa depan ekonomi Indonesia. 

Dalam pertemuan Kompas CEO Forum, Selasa, 27 November 2018, Presiden Jokowi kembali menegaskan hal itu. Menurutnya, perusahaan teknologi Indonesia yang bervaluasi di atas US$ 1 miliar --biasa disebut unicorn-- saat ini telah menunjukkan taringnya di Asia Tenggara dengan menggaet investor kelas kakap. 

"Saya dapat kabar kalau unicorn-unicorn kita akan menggalang dana dalam jumlah puluhan triliun. Tunggu saja sebentar lagi," kata Presiden Joko Widodo.

Seperti diketahui, dari tujuh unicorn Asia Tenggara, empat diantaranya berasal dari Indonesia yakni: Tokopedia, Go-Jek, Bukalapak, dan Traveloka. Sedangkan sisanya berasal dari Singapura, Filipina dan Vietnam. 

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara mengatakan ada unicorn Indonesia yang siap naik kelas ke decacorn. Jika unicorn valuasinya US$1 miliar, decacorn adalah perusahaan dengan valuasi di atas US10 miliar. 

Pria yang akrab disapa Chief Rudi itu mengatakan, ada dua perusahaan Indonesia yang terdekat menuju decacorn yakni Go -Jek dan Tokopedia. 

"Bagi saya yang penting bukan yang mana duluan, yang penting Indonesia karena saya dorong tidak hanya berjaya di Indonesia, tapi regional," kata Rudiantara, Senin, 26 November. 

Rudi berharap, pertengahan 2019, Indonesia sudah memiliki perusahaan teknologi yang masuk katagori decacorn.

Sekedar mengingatkan, pada Mei 2018 lalu, Indonesia mendeklarasikan diri sebagai "digital paradise" atau negara surga digital. Ini adalah ajang yang mempertemukan para pelaku usaha dengan investor kelas kakap dari sejumlah sengara seperti Amerika Serikat, Jeang, China, Singapura, dan Australia. 

Para investor yang datang dikenal memiliki reputasi dan track record melahirkan unicorn-unicorn dunia. Top-tier pemodal ventura global tersebut antara lain Sequoia, Tencent China, Softbank, Fosun International, Appworks, serta investor lokal seperti Alpha JWC, Convergence, Kejora, dan Venturra.

Softbank dan Tencent adalah adalah lembaga permodalan yang telah mendanai Grab dan Go-Jek.[]