Dari mereka, turut disita 45 ribu dolar Singapura atau setara Rp474 juta dengan kurs hari ini.  

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bersama panitera, dan pengacara dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa malam hingga Rabu dinihari, 28 Novemnber 2018. 

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, total ada enam orang yang ditangkap. Dari mereka, turut disita 45 ribu dolar Singapura atau setara Rp474 juta dengan kurs hari ini.  

"Ada sejumlah uang dalam bentuk Dolar Singapura yang juga turut dibawa sebagai barang bukti dalam perkara ini. Uang yang diamankan sekitar 45.000 dolar Singapura," kata Jubir Febri Diansyah, Rabu, 28 November 2018. 

Menurut Febri, mereka ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap berkaitan penanganan perkara perdata di PN Jaksel. 

"Kami menindaklanjuti informasi yang didapatkan diduga akan terjadi transaksi terkait penanganan perkara di PN Jaksel. Dari enam orang tersebut terdapat hakim, pegawai di PN, dan advokat," kata Febri.

Febri belum membeberkan dalam perkara apa dugaan suap itu dilakukan. KPK punya waktu 1 x 24 jam untuk menetapkan status hukum mereka.

KPK akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan detail duduk perkaranya.[]